Ekonomi dan Bisnis

Dinas Perdagangan Kalsel Jamin Bahan Pokok Aman 3 Bulan Kedepan

Kurang lebih satu bulan menjelang momen Natal dan disusul Tahun Baru 2019, Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)

Dinas Perdagangan Kalsel Jamin Bahan Pokok Aman 3 Bulan Kedepan
banjarmasinpost.co.id/acm
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, H Birhasani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kurang lebih satu bulan menjelang momen Natal dan disusul Tahun Baru 2019, Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pastikan stok bahan pokok aman.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, H Birhasani mengaku sudah memantau langsung ketersediaan stok bahan pokok di Kalsel.

Tak hanya stok bahan pokok yang disiapkan pemerintah melalui Perum Bulog, namun stok yang disalurkan oleh distributor dan pedagang besar pun dilakukan pemantauan.

"Kami sudah pantau dan pastikan stok bahan pokok tiga bulan kedepan mencukupi dan aman," kata H Birhasani.

Tak hanya stok, H Birhasani juga menilai kondisi harga bahan pokok di Kalsel hingga saat ini juga cenderung stabil dan tidak ada kenaikan harga bahan pokok berarti.

Kestabilan harga juga dapat dipertahankan saat momen perayaan Maulid Nabi beberapa waktu lalu.

Baca: Respons Nadirsyah Hosen Soal Kasus Dahnil Anzar Dipuji Sujiwo Tedjo, Terkait Dukungan Pilpres 2019?

Baca: Nasehat Gus Mus Diungkap Mahfud MD Soal Sikap Politik di Pemilu 2019 dan Pilpres 2019

Baca: Download di Sini Contoh Soal Tes SKB CPNS 2018 Untuk Formasi Guru Hingga Tenaga Kesehatan

Baca: Kronologi Penangkapan Pembunuh Levie Prisilia oleh Polisi, Terekam CCTV dan Pengakuan Herman

"Ada kenaikan sedikit pada ayam dan telur, tapi hanya sedikit di kisaran Rp 1.000 sampai Rp 1.500. Yang lain cenderung stabil," terangnya.

Namun Ia mengaku waspada akan munculnya kecenderungan kenaikan harga pada komoditas BBM dan Elpiji menjelang akhir tahun.

Menanggulangi hal tersebut, Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel dalam waktu dekat akan gelar rapat koordinasi kesiapan hadapi Natal dan Tahun Baru.

"Nanti akan kami hadirkan juga pihak Pertamina, Hiswana Migas, Distributor dan pedagang-pedagang besar. Jangan sampai lagi karena hambatan cuaca stok BBM dan Elpiji berkurang dan memicu kenaikan harga khususnya di segmen bersubsidi," kata H Birhasani. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved