Ekonomi dan Bisnis

Hiswana Migas Kalsel Minta Pemerintah Evaluasi Kebutuhan BBM dan Elpiji Kalsel

Menurut Ketua Hiswana Migas Kalsel, H Saibani selama ini Pemerintah Pusat masih sangat konsentrasi pada kecukupan dan distribusi

Hiswana Migas Kalsel Minta Pemerintah Evaluasi Kebutuhan BBM dan Elpiji Kalsel
achmad maudhody
Suasana Musda VII Tahun 2018 Hiswana Migas VI Kalimantan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hiswana Migas Kalsel berharap pemerintah pusat lebih perhatikan Kalimantan termasuk Kalimantan Selatan (Kalsel) terkait kuota bahan bakar minyak (BBM) maupun Gas Elpiji.

Menurut Ketua Hiswana Migas Kalsel, H Saibani selama ini Pemerintah Pusat masih sangat konsentrasi pada kecukupan dan distribusi baik BBM maupun Gas Elpiji di wilayah Jawa dan Bali.

Ia menilai kuota BBM dan Elpiji termasuk BBM dan Elpiji bersubsidi di Kalsel perlu dilakukan evaluasi.

"Jawa dan Bali sekarang pemerintah pusat prioritas, padahal Kalsel juga bagian dari Indonesia. Karena itu ada kawan-kawan Anggota Dewan di Pusat juga kami minta perjuangkan kuota Kalsel ini harus ada evaluasi setiap tahun," kata H Saibani.

Baca: Lirik Lagu Nassim Habbat Cover Terbaru Nissa Sabyan Duet dengan Anisa, Sudah Ditonton 105.064 Kali

Baca: Pelaku Pembunuh Perempuan Dalam Mobil Baru 2 Hari Keluar Penjara, Ini Video Pengakuannya

Faktor pertumbuhan keluarga di Kalsel menurutnya harus dijadikan indikator adanya pertumbuhan kebutuhan akan BBM dan Gas Elpiji baik yang bersubsidi maupun non subsidi oleh pemerintah.

"Setiap tahun ada keluarga bertambah tentu kebutuhan meningkat. Kalau kuota tetap terus nanti dampaknya seperti yang kita lihat dilapangan, akhir tahun antre itu fakta yang terjadi tidak bisa kami tambah atau kurangi," terangnya.

Baca: Lirik Lagu Nassim Habbat Cover Terbaru Nissa Sabyan Duet dengan Anisa, Sudah Ditonton 105.064 Kali

Padahal menurut H Saibani, kuota BBM dan Gas Elpiji yang mencukupi berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan geliat mikro ekonomi di Kalsel.

Hal ini menjadi salah satu hal yang dibahas dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII DPD VI Hiswana Migas Kalimantan Tahun 2018 di Hotel Golden Tulip Galaxy Banjarmasin, Sabtu (24/11/2018).

Musda dihadiri Anggota Komisi I DPR RI, Syaifulah Tamliha, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Abdul Haris, Ketua DPP Hiswana Migas, Eri Purnomo Hadi, Ketua DPD VI Hiswana Migas Kalimantan, HM Amin Santang dan Ketua Hiswana Migas Kalsel, H Saibani, Perwakilan MOR VI Pertamina dan stakeholder lainnya.

Baca: Hasil Akhir Arema FC vs Barito Putera Liga 1 2018, Skor Akhir 3-1 Arema Geser Barito di Klasemen

Menurut Anggota Komisi I DPR RI, Syaifulah Tamliha terkait anggaran subsidi khususnya Gas Elpiji beberapa tahun lalu memang alami penurunan.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved