Kriminalitas Tanahlaut

Sehari Setelah Ditangkap Polisi, Penjual dan Pelaku Pesta Miras Desa Tajau Langsung Diadili

tujuh pemuda diamankan karena kedapatan berpesta minuman keras satu botol di satu warung di RT 10 Desa Tajaupecah

Sehari Setelah Ditangkap Polisi, Penjual dan Pelaku Pesta Miras Desa Tajau Langsung Diadili
Humas Polres Tanahlaut
Polisi menuntut penjual dan peminum miras yang diamankam di Desa Tajaupecah di Pengadilan Negeri Pelaihari, Jumat (24/11/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Satuan Sabhara Polres Tanahlaut menabuh genderang perang bagi penjual dan pengkonsumsi minuman keras di wilayah hukum Polres Tanahlaut.

Buktinya, tujuh pemuda diamankan karena kedapatan berpesta minuman keras satu botol di satu warung di RT 10 Desa Tajaupecah, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut, Kamis (22/11/2018) sekitar pukul 21.00 Wita.

Pengembangan dilakukan ke rumah penjual minuman keras (miras) masih di Desa Tajaupecah. Polisi menemukan belasan botol miras berbagai merek di rumah Miskar Aryadi (30).

Mereka kemudian dimintai identitasnya untuk disidang, esok harinya di Pengadilan Negeri Pelaihari, Jumat (23/11/2018).

Baca: Video - Live Streaming Malaysia Vs Myanmar Via Live Streaming Fox Sports Grup A Piala AFF 2018

Baca: Pelaku Pembunuh Perempuan Dalam Mobil Baru 2 Hari Keluar Penjara, Ini Video Pengakuannya

Baca: Berbekal Rayuan Maut di Media Sosial Facebook, Pemuda Ini Gauli Anak Perempuan di Bawah Umur

Hakim tunggal pada Pengadilan Negeri Pelaihari, Riana Kusumawati memutuskan tujuh pelanggar Peraturan Daerah Kabupaten Tanahlaut itu, masing-masing membayar denda Rp 400 ribu.

Kemudian, Miskar Aryadi divonis membayar denda Rp 800 ribu karena terbukti menjual minuman keras tanpa izin dari Pemerintah Kabupaten Tanahlaut.

Warga Desa Tajaupecah mengapresiasi penindakan terhadap para penjual dan peminum miras. Itu karena warga menilai miras yang memicu tindak pidana kriminalitas.

Kasat Sabhara Polres Tanahlaut, AKP Riswiadi mengatakan kegiatan anggotanya di Desa Tajaupecah itu dalam kaitan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan.

"Kami minta peran serta warga masyarakat untuk mengawasi lingkungan sekitar dari peredaran miras dan jika melihat pesta miras di warung atau tempat umum segera laporkan ke polisi," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved