Berita Banjarmasin

Cuma 24 Peserta yang Memenuhi Passing Grade CPNS 2018, Banjarmasin Masih Kekurangan 1.358 Guru

Untuk tahun ini pemerintah pusat memberikan 127 formamasi CPNS guru SD. Sayangnya, hanya 24 yang memenuhi passing grade

Cuma 24 Peserta yang Memenuhi Passing Grade CPNS 2018, Banjarmasin Masih Kekurangan 1.358 Guru
banjarmasin post group/ isti rohayanti
Peserta CPNS 2018 melaksanakan tes CAT CPNS 2018 di SMAN 2 Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Hingga saat ini Kota Banjarmasin masih kekurangan guru. Bahkan data terbaru dari Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin menyebutkan jika Banjarmasin kekurangan 1.001 guru sekolah dasar (SD) dan 357 guru Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Untuk tahun ini pemerintah pusat memberikan 127 formamasi CPNS guru SD. Sayangnya, hanya 24 yang memenuhi passing grade. Alhasil, agar proses belajar mengajar tetap berjalan, Pemerintah Kota Banjarmasin masih bergantung pada guru tidak tetap atau guru honorer.

Honorer yang sudah mendapatkan SK Wali Kota Banjarmasin pada akhir Desember 2017 lalu dengan syarat minimal mengajar dua tahun sebanbyak 1.417 SK. Besaran gaji untuk honorer sudah ditetapkan dalam Bosda APBD Kota Banjarmasin. Setiap guru honorer di Banjarmasin mendapatkan gaji Rp 800 ribu.

Baca: RAPBD 2019 Surplus Defisit Rp 76 Miliar, Ini Harapan DPRD HST kepada Bupati HST

Dari besaran angka yang diberikan Pemerintah Kota Banjarmasin kepada guru honorer di Banjarmasin, nyatanya tak mencukupi kebutuhan hidup guru di Banjarmasin. Contohnya M Ali Wardana. Ia merupakan guru honorer di SDN Basirih 3. Di sana juga ada delapan guru honorer yang sama dengan M Ali Wardana.

Baca: Respons Baim Wong Dapat Pesan Dari Anies Baswedan, Sesuai Isi Hati Paula Verhoeven

Agar bisa mencukupi kebutuhan hidupnya Ali juga nyambi sebagai Ketua PPS Kelurahan di Surgi Mufti. Menjadi Ketua PPS, ia mendapatkan tambahan penghasilan sebesar Rp 900 ribu per bulan. Namun, ini hanya sampai Juni 2019.

Menurutnya, ada beberapa rekannya yang nyambi menjadi driver ojek online dan pedagang kaki lima. “Kami harus mencari pekerjaan tambahan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya, Minggu (25/11/2018).

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming RCTI Indonesia vs Filipina Piala AFF 2018, 3 Link RCTI

Ia berharap kesejahteraan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer di sekolah bisa ditingkatkan lagi. “Jangan sampai ada guru yang rangkap pekerjaannya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka,” harapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmaisn, Totok Agus Daryanto, mengatakan jika pemenuhan guru SD masih jauh dari yang diharapkan. Akhirnya, pihaknya tetap bergantung pada guru tidak tetap atau honorer.

Dijelaskan Totok meski ada formasi CPNS, namun tidak menutup angka kekurangan guru di Banjarmasin. Apalagi, tahun depan tercatat ada 180 guru yang pensiun. “Jika pensiun jelas mengurangi jumlah guru PNS di Banjarmasin,” katanya.

Baca: VIDEO - Link Live Streaming RCTI Timnas Indonesia vs Filipina di Piala AFF 2018, Demi Rekor!

Belum lagi, ada sekolah yang hanya memiliki satu orang guru PNS. Selain persoalan kekurangan guru, pemerataan guru PNS juga menjadi masalah di Banjarmasin.

Rencananya, pihaknya akan melakukan pemerataan guru PNS. “Kami sedang melakukan pemetaan guru dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah,” jelasnya.

Selain itu, guru tak linier pun masih bisa mengajar di Banjarmasin. Dari jumlah guru honorer di Banjarmasin sebanyak 1.146 guru, tercatat ada 517 guru yang tidak linier. Rinciannya, 265 guru SD di sekolah negeri dan 312 guru di SD swasta. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved