Berita Hulu Sungai Tengah

RAPBD 2019 Surplus Defisit Rp 76 Miliar, Ini Harapan DPRD HST kepada Bupati HST

Tinggal satu bulan lima hari lagi, APBD tahun anggaran 2018 segera berakhir.

RAPBD 2019 Surplus Defisit Rp 76 Miliar, Ini Harapan DPRD HST kepada Bupati HST
Banjarmasinpost/hanani
Rapat paripurna di DPRD Kabupaten HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Tinggal satu bulan lima hari lagi, APBD tahun anggaran 2018 segera berakhir.

DPRD Hulu Sungai Tengah, pun telah menyampaikan hasil pembahasan  Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) HST Tahun Anggaran 2019. Adapun proyeksi Pendapatan pada RAPBD TA 2019 adalah Rp 1,2 triliun lebih dengan belanja  Rp 1,3 triliun lebih dan surplus defisit senilai Rp 76 miliar lebih.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Abdurrahman AZ, melalui rilis Humas Pemkab HST, Ramadlan, Minggu (25/11/2018) melaporkan, RAPBD 2019, disusun dalam rangka pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan  di HST yang tetap mengacu pada visi dan misi Bupati-Wakil Bupati HST, 2016-2021, yaitu mewujudkan masyarakat HST yang agamis, mandiri dan sejahtera dan bermartabat.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Persib Bandung vs Persija Jakarta di Final Liga 1 U-19 2018, Doa Mario Gomez

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming RCTI Indonesia vs Filipina Piala AFF 2018, 3 Link RCTI

Baca: Hasil Timnas Indonesia vs Filipina di Piala AFF 2018 Tak Menentukan Lagi, 18 Penonton Hadir!

Selanjutnya Abdurrahman menyampaikan beberapa dasar pelaksanaan kegiatan ini, terutama dalam hal pedoman penyusunan APBD 2019 yang mengacu pada undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan menteri dalam negeri serta peraturan daerah. “Semuanya tak lepas dari pengajuan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang diajukan Pemkab HST beberapa waktu lalu,”katanya.

Abdurrahman menyebut, pembahasan anggaran 2019 tersebut, cukup melelahkan, dan terasa berat. Namun, untuk mencapai hasil sebaik-baiknya, terutama aspek transparansi bagi semua pihak. Juga memenuhi kepentingan  orang banyak dengan menganut prinsip kehati-hatian, efektif, efisien  tepat guna, tepat sasaran tanpa mengesampingkan legalitas.

Pada kesempatan itu, Banggar kata Abdurrahman meminta ke depan, agar dewan punya waktu yang cukup untuk menelah KUA PPAS. Untuk itu pengajuan KUA PPAS diharapkan tak mepet waktu berakhir tahun anggaran. Selain itu, penurunan APBD RAPBD  2019 diharapkan tetap memacu semangat kerja  semua SKPD denga tetap memacu kinerja untuk mencapai target pembangunan.

Baca: SESAAT LAGI! Live Streaming Timnas Indonesia vs Filipina - Link Live Streaming RCTI Piala AFF 2018

Baca: Live Streaming RCTI - Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Filipina di Piala AFF 2018, 3 Link RCTI

Besarnya defisit anggaran pada 2019 mendatang, kata Abdurrahman,  menuntut SKPD bekerja dan bertindak  bijak, mengoptimalkan sisi pendapatan, serta membelanjakan anggaran dengan cermat, teliti dan efisien. “Menurunnya dana  yang bersumber dari pemerintah pusat hendaknya tak menjadi  alasan melambatnya perkembangan pembangunan,”katanya.

Sementara Plt Bupati H A Chairansyah juga berharap, pelaksanaan anggaran 2019 mendatang, lebih tertib administrasi agar tak menimbulkan masalah. Tas kesepakatan dengan DPRD tersebut, dilaksanakan penandatanganan hasil laporan Banggar oleh unsur pimpinan DPRD dan Plt Bupati HST. Selanjutnya, dilaporkan ke Pemprov Kalsel untuk dievaluasi sebelum disahkan menjadi APBD 2019.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved