Berita Hulu Sungai Tengah

Pedagang Sulit DItertibkan, Pemkab HST Undang Ratusan Ulama Minta Masukan

Penertiban pun telah dilaksanakan tim, terdiri Satpol PP, anggota TNI/Polri, serta Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup

Pedagang Sulit DItertibkan, Pemkab HST Undang Ratusan Ulama Minta Masukan
Hanani
Ratusan ulama saat menghadiri undangan Pemkab HST dalam rangka meminta dukungan ulama, untuk penertiban kawasan pasar HAnyar, dan agar para pedagang menaati aturan masuk ke area bangunan pasar modern, Senin (26/11/2018) di Pendopo Kabupaten. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Segala upaya telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk menciptakan pasar yang tertib, rapi dan bersih pasca dibangunnya Pasar Tradisional Agrobisnis Modern.

Penertiban pun telah dilaksanakan tim, terdiri Satpol PP, anggota TNI/Polri, serta Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan. Sebagian besar pedagang sudah menempati bangunan tersebut, namun sebagian masih “bandel”.

Jika tak ada petugas Satpol PP, TNI dan Polri, mereka masih saja nekat menempati pinggir jalan akses masuk ke Pasar Hanyar serta trotoar. Belum tumbuhnya kesadaran sebagian pedagang untuk tertib, rapi dan bersih tersebut, membuat Pemkab HST melakukan cara lain. Senin (26/11/2018), tim kembali melakukan razia besar-berasan dengan mengambil waktu, dinihari, pukul 03.00 wita.

Baca: BREAKING NEWS - Ayah di Banjarbaru Cabuli Putrinya Selama 14 Tahun, Satu Minggu Bisa Tiga Kali

“Kita mencoba mencegah mereka menempati jalan dan trotoar di waktu tersebut, karena pada jam itulah pedagang mulai berdatangan. Sebelum mereka menggunakan badan jalan dan trotoar,kita cegah dulu,” kata Sekda HST H Akhmad Tamzil.

Sementara, penertiban dini hari tersebut dipimpin Asisten Bidang Ekonomi , Ainur Rafiq.

Baca: Ayu Ting Ting Tanggapi Haters : Udah Biasa Resiko Singel, Tentang Raffi Ahmad?

Setelah penertiban sampai subuh, pagi sekitar pukul 11.00 wita, Pemkab HST mengundang ratusan ulama, ke pendopo kabupaten. Tujuannya, untuk meminta saran dan masukan dari para ulama mengatasi pedagang yang sulit diajak tertib.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekda, Plt Bupati HST HA Chairansyah, Kepala Kantor Kemenag HST, Ketua MUI HST, Ketua NU serta Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah, serta ustadz/ustadzah se-HST.

Pada kesempatan itu, Plt Bupati HST meminta bantuan ulama, agar melalui dakwahnya di masjid-masjid, majelis taklim maupun kesempatan lainnya, agar memberikan penyadaran kepada masyarakat.

Baca: LIVE STREAMING UseeTV - Live Streaming Persib U-19 vs Persija U-19 di Final Liga 1 U-19 2018

Pemerintah daerah, menurut Chairansyah sama sekali tak ada niat melarang warganya berjualan. Namun, ingin menciptakan pasar yang bersih, tertib dan nyaman sesuai tujuan awal membangun Pasar Agrobisni Modern.

“Melalui ulama, kami berharap para kiai, ustadz/ustadah menyampaikan langsung ke masyarakat, pentingnya menciptakan ketertiban, kerapian dan kebersihan. Diharapkan dengan adanya kesadaran tersebut, baik pedagang maupun masyarakat mendukung niat baik ini. Pedagang menaati aturan pemerintah, sedangkan masyarakat juga mendukung dengan tak berbelaja di luar area pasar agrobisnis,”katanya.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved