Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Duel Berdarah di Pasar Kandangan Diungkap Polres HSS, 4 Luka Bacokan Tewaskan Hamsani, Ini Motifnya

Duel Berdarah di Pasar Kandangan Diungkap Polres HSS, 4 Luka Bacokan Tewaskan Hamsani. Motifnya ternyata dendam

Duel Berdarah di Pasar Kandangan Diungkap Polres HSS, 4 Luka Bacokan Tewaskan Hamsani, Ini Motifnya
banjarmasin post group/ aprianto
Kasat Reskrim Polres HSS menunjukkan barang bukti dan pelaku di ruangan Reskrim Polres HSS. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, KANDANGAN - Hanya karena dendam lantaran pembayaran kredit mobil tak terbayarkan, AR (34) tega menghabisi nyawa Hamsani (35) dengan cara membacok.

Kejadian tersebut terjadi Pasar Kandangan Jumat, (23/11) pukul 22.00 WITA, tak sampai 24 jam Polres HSS berhasil membekuk AR.

Pada press rilis Polres HSS, diketahui korban atas nama Hamsani (35) warga Desa Tanah Abang Kecamatan Sungai Raya mengalami empat luka bacok senjata tajam jenis parang.

Luka yang dialami korban ada di lengan satu mata luka, punggung satu mata luka dan kepala dengan dua mata luka.

Baca: Fakta Terbaru Ayah Cabuli Anak Kandung di Banjarbaru, Kakak RW Pun Jadi Korban, Ada Ancaman

Baca: Kuasa Hukum Angel Lelga Ungkap Kondisi Kliennya Usai Digerebek Vicky Prasetyo, Trauma?

Baca: Prabowo Subianto Curhat ke Perdana Menteri Singapura Soal Alasannya Maju Pilpres 2019

Baca: Link Live Streaming & Jadwal Korea Masters 2018, Selasa (27/11) - 5 Wakil Indonesia Mulai Berjuang

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyaman korban tidak bisa diselamatkan.

Sementara pelaku AR (34) warga Desa Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya diamankan pada Sabtu, (24/11) di rumah keluarganya di Desa Ambutun Kecamatan Telaga Langsat pada pukul 04.00 WITA.

Kapolres HSS AKBP Dedy Eja Jaya melalui Kasatreskrim AKP Susilo mengatakan peristiwa perkelahian yang berakhir korban jiwa itu bermotif dendam.

"Antara pelaku dan korban saling mengenal. Pelaku dulunya merupakan karyawan leasing dan korban pernah kredit mobil di leasing pelaku," kata AKP Susilo.

Seiring berjalan waktu, diterangkan Susilo bahwa permasalahan dari keduanya berlanjut panas setelah proses kredit mobil sempat tidak berjalan lancar.

Baca: Polda Kalsel Tangkap Penyebar Hoaks Pembunuhan Levie Prisilia yang Dikaitkan Polisi Gantung Diri

Baca: 5 Fakta Mayat Pria di Dalam Salon Agnes, Nama Wanita, Kecurigaan Warga dan Korban Pembunuhan

Baca: Bidikan Persib Bandung Setelah Gagal Juara Liga 1 2018, Misi Kalahkan Persela, Incar AFC Cup 2019

Baca: Panggilan Dul Jaelani untuk Irwan Mussry Usai Resmi Nikahi Maia Estianty, Al Ghazali dan El Rumi?

Selain pembayaran mobil yang sempat kurang lancar, ternyata leasing tempat kerja pelaku mengalami kebangkrutan sehingga antar keduanya sering terjadi cekcok mulut. Apalagi BPKB Mobil korban tidak keluar.

"Pengakuan dari pelaku, korban sering mengajak pelaku berkelahi. Sehingga ada dendam dari pelaku dengan korban," bebernya.

Usai melakukan pembacokan kepada korban, pelaku berhasil diamankan di rumah keluarga tidak berselang lama setelah peristiwa terjadi. Pelaku diamankan pada Sabtu, (24/11) di rumah keluarganya di Desa Ambutun Kecamatan Telaga Langsat pada pukul 04.00 WITA.

Pelaku bakal dijerat pasal berlapis 340 subsider 338 subsider 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman kurungan 20 tahun penjara (banjarmasinpost.co.id/ aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved