Bertakwa

Pemerintahan Desa Pajukungan Hilir Gelar Pelatihan Komputer Bagi Petani dan Nelayan

Pemerintah Desa Pajukungan Hilir gandeng Semitra menggelar pelatihan komputer bagi warga desanya yang mayoritas bekerja sebagai nelayan dan tani.

Pemerintahan Desa Pajukungan Hilir Gelar Pelatihan Komputer Bagi Petani dan Nelayan
HO/Humas Pemkab HSU
Pemerintahan Desa Pajukungan Hilir Kecamatan Babirik menggelar pelatihan komputer bagi warga desanya yang mayoritas bekerja sebagai nelayan dan tani. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Pemerintahan Desa Pajukungan Hilir Kecamatan Babirik menggandengan Lembaga Pelatihan Kerja Sentra Mitra Karya Amuntai dengan menggelar pelatihan komputer bagi warga desanya yang mayoritas bekerja sebagai nelayan dan tani.

Pimpinan LPK Sentra Mitra Karya (Semitra) Amuntai Khairun Nisa di Amuntai Senin mengatakan, pihaknya siap bekerja sama dengan pemerintahan desa untuk mengadakan pelatihan kerja bagi warganya.

"Pemerintahan desa bisa mengalokasikan sebagian anggaran dana desa untuk mengadakan pelatihan bagi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa," kata Khairun Nisa.

Ia menambahkan, aparat desa bisa mengajukan surat permohonan pelatihan kepada LPK Semitra yang beralamat di Jalan Bihman Villa Amuntai serta menyampaikan jenis pelatihan apa yang diinginkan sesuai kebutuhan masyarakat dari hasil musyawarah desa.

Khairun Nisa mengatakan, banyak desa yang tertarik untuk menggunakan dana desa bagi peningkatan SDN warganya, apalagi tahun-tahun mendatang alokasi anggaran dana desa diperkirakan semakin besar.

Camat Babirik Hamdani yang membuka pelatihan menyambut positif kegiatan pelatihan. Ia berharap pemerintahan desa yang lain bisa melaksanakan pelatihan serupa karena dana desa tidak hanya melulu untuk pembangunan sarana infrastruktur.

Para nelayan di Desa Pajukungan Hilir antusias mengikuti pelatihan setidaknya 14 peserta mendaftarkan diri mengikuti pelatihan yang dilaksanakan selama 12 hari tersebut.

Para nelayan muda didesa ini mengaku mendapat motivasi dari aparat desa untuk meningkat pengetahuan tentang komputer karena dewasa ini berbagai lapangan kerja dan usaha membutuhkan keterampilan komputer.

Salah seorang peserta Ahmad Rojali mengatakan tertarik memdalami kembali keterampilan komputer yang pernah sempat ia pelajari waktu di sekolah menengah atas.

Pihak LPK Semitra secara fleksibel memberlakukan waktu dan jadwal pelatihan disesuaikan dengan keinginan peserta karena sebagian mereka bekerja sebagai nelayan dan ibu rumah tangga.

"Kita memberikan keleluasan kepada peserta untuk jadwal pelatihan, namun tetap memenuhi target selama 12 hari yang setiap harinya selama enam jam," terang Sekretaris LPK Semitra, Ani Safitri.

Ani menghimbau para nelayan untuk memanfaatkan kesempatan pelatihan dengan sebaik-baiknya mumpung gratis di biayai melalui dana desa, padahal jika menggunakan dana pribadi peserta harus merogoh kocek Rp800 ribu perorang untuk pelatihan komputer. (*/Aol)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved