Pengembangan Bandara Syamsudin Noor

Sudah 22 Kali Sidang, Sengketa Lahan Belum Juga Rampung, Rencana Bundaran Terancam Macet

MENGENAKAN kemeja hijau dibalut celana pendeknya yang telah usang, Samijan sibuk membersihkan kebunnya dari tumbuhan gulma.

Sudah 22 Kali Sidang, Sengketa Lahan Belum Juga Rampung, Rencana  Bundaran Terancam Macet
BPost Cetak
BPost Cetak edisi Selasa (27/11/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - MENGENAKAN kemeja hijau dibalut celana pendeknya yang telah usang, Samijan sibuk membersihkan kebunnya dari tumbuhan gulma.

Meski sore itu hujan gerimis, pria berusia 63 tahun tersebut tetap ceria dan kakinya tak henti menapaki bedengan demi bedengan tanaman Kemanginya.

"Ya beginilah kegiatan sehari-hari saya. Setiap hari harus menjaga dan membersihkan kebun demi mendapatkan rupiah," ujarnya, kemarin.

Kecemasan Samijan mulai terlihat saat membicarakan tentang proyek pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

Kepemilikan lahan perkebunan warga Dusun Tegal Arum Kelurahan Syamsudin Noor Kota Banjarbaru itu terusik.

Dia harus dihadapkan dengan sekelompok orang di dusun tetangga atau Guntung Damar, lantaran juga mengklaim lahan tersebut.

Baca: Bocoran Kuasa Hukum Gisel Soal Kasus Gisella Anastasia Gugat Cerai Gading Marten, Kapan Sidang?

Baca: Joko Widodo dan Sandiaga Uno Sidak Pasar Dinilai Makin Buat Pilpres 2019 Lebih Rasional

Baca: Momen Maia Estianty dan Irwan Mussry Temani Supermodel Bella Hadid Makan Nasi Bungkus

Baca: Reaksi Ayu Ting Ting Melihat Fotonya Dipajang di Rumah Ivan Gunawan, Respons Ruben Onsu?

Padahal, menurut Samijan, lahan itu telah dimiliki dan dikerjakan bersama warga sejak 2002.

“Lahan itu semula merupakan tanah negara. Melalui surat mandat yang diberikan pihak Kelurahan Landasan Ulin Timur pada 2002 lalu, saya diberikan hak untuk mengatur dan menjaga tanah tersebut, dengan catatan bila telah mampu mengerjakannya akan memperoleh sporadik,” ujarnya.

Dengan surat mandat itu pula, kata Samijan, dia mengumpulkan warga Tegal Arum.

“Terus tanahnya saya bagi-bagi, kan saya disuruh ngatur. Ada sekitar 35 orang dapat bagian," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved