Berita Hulu Sungai Tengah

Mobil Tergelincir di Pangambau Hilir Luar, ke Enam Kali Selama Nopember, Konon Wilayah Makhluk Gaib

Lagi-lagi kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas jalan nasional, Desa Pangambau Hilir Luar, Kecamatan Haruyan, Hulu Sungai Tengah.

Mobil Tergelincir di Pangambau Hilir Luar, ke Enam Kali Selama Nopember, Konon Wilayah Makhluk Gaib
ISTIMEWA/Rusdani untuk Banjarjarmasinpost
Mobil Toyota Hilux yang terperosok di jalan nasional Desa Pangambau Hilir Luar, Kecamatan Haruyan, HST, Rabu (28/11/2018)

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Lagi-lagi kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas jalan nasional, Desa Pangambau Hilir Luar, Kecamatan Haruyan, Hulu Sungai Tengah.

Sebuah mobil Toyota Hilux, pelat KT 8572 YA, terperosok ke bahu jalan, Rabu (28/11/2018) pukul 08.45 Wita.

Tak ada korban jiwa, sang sopir yang mengemudi sendirian itu pun selamat.‎

Saksi di tempat kejadian Rusdani, yang rumahnya berseberangan dengan lokasi mobil terperosok menjelaskan, ini kecelakaan tunggal ke enam selama November 2018.

"Sedangkan catatan kami secara keseluruhan sejak awal tahun 2018, ada 65-an mobil terperosok hingga terbalik. Semuanya kecelakaan tunggal. Ada yang menimpa rumah warga, tapi ada juga yang hanya terperosok," ungkap Rusdani kepada banjarmasinpost.co.id.

Baca: Reaksi Ariel NOAH Diminta Balikan dengan Luna Maya yang Sudah Putus dengan Reino Barack

Baca: PSSI Bisa Apa? Disuarakan Ibnu Jamil & Darius Sinathrya, Ungkapan Viral yang Berawal dari Mata Najwa

Baca: Imbas Rumor Jadi Orang Ketiga Perceraian Gading Marten-Gisella Anastasia, Anak Icha Gwen Bilang?

Baca: Kisah Raja Malaysia yang Nikahi Ratu Kecantikan Moskow 2015 yang Usianya 24 Lebih Muda

Terkait kecelakaan hari ini, menurut Rusdi, berdasarkan pengakuan sopir, yang mengemudi dari arah Banjarmasin menuju Kaltim itu, sebelum terperosok, dia mengalami slip tepatnya di tikungan tajam jalan tersebut.

Saat itu, kondisi jalan licin, karena sedang hujan gerimis.

Beruntung sopirnya selamat tak mengalami luka apapun.

Sekitar pukul 10.30 wita, mobil langsung dievakuasi secara gotong royong oleh warga setempat.

Dijelaskan, hari ini sebenarnya ada beberapa mobil yang mengalami slip di tikungan "angker" tersebut, namun sopirnya berhasil mengendalikan kemudi karena kemungkinan kecepatannya tidak terlalu tinggi, dan mereka sudah menguasai medan jalan.

Warga menduga, kondisi jalan di tikungan yang berbeda ketinggiannya karena diaspal secara bersambung, menjadi salah satu faktor penyebab, selain human error.

"Sambungannya tepat di tikungan patah, jadi ketika dikemudikan dengan kecepatan tinggi saat jalan basah, ban mobil menjadi melambung, hingga terpental, dan terperosok,"kata Rusdini.

Namun, dibalik tingginya angka kecelakaan di jalan tersebut, sebagian warga setempat meyakini, ada faktor di luar logika selain human error.

"Menurut orang yang punya kemampuan melihat alam ghaib, di tikungan tajam tersebut merupakan Pasarnya makhluk gaib. Tiap hujan turun mereka bermain-main air, makanya kalau hujan, rawan lewat di sana,"kata Rusdani.

(banjarmasinpost.co.id/hanani

Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved