Mistis Dunia Seni Peran Banjar

Sebelum Pentaskan Legenda dan Tokoh Besar Banjar Tradisi Permisi Wajib Dilakukan

Beragam karya teater dipentaskan dalam dunia seni peran. Salah satunya tentang tokoh legenda di tanah air dan tokoh besar antara lain pahlawan daerah

Sebelum Pentaskan Legenda dan Tokoh Besar Banjar Tradisi Permisi Wajib Dilakukan
istimewa/ dokumen Bayu Bastari
Bayu Bastari Setiawan SPd, seniman peran asal Rantau, Tapin 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Beragam karya teater dipentaskan dalam dunia seni peran. Salah satunya tentang tokoh legenda di tanah air dan tokoh besar antara lain pahlawan daerah atau pahlawan nasional.

Mementaskan legenda dan tokoh tentunya dapat mengingatkan kita pada budaya dan sejarah, sehingga generasi sekarang dapat mengetahui dan mengenal.

Sebagaimana Bayu Bastari Setiawan SPd, seniman peran asal Rantau, Tapin, yang kerap mengangkat ke pentas teater seputar budaya lokal dan kisah legenda serta para tokoh.

Sejarah dan tokoh besar masa lampau yang pernah ia pentaskan di antaranya tentang kerajaan Negara Dipa, Putri Junjung Buih, Pangeran Suriansyah, Pangeran Antasari.

Baca: Hasil Lengkap & Klasemen Liga Champions 2018 Matchday 5, 7 Tim Susul Barcelona di 16 Besar

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Champion di RCTI Malam Ini Kamis (29/11), Liverpool, PSG, Madrid Main

Baca: Jadwal & Live Streaming Kalteng Putra vs PSS Sleman Leg 2 Semifinal Liga 2 2018 Sore ini

Baca: Hasil Akhir AS Roma vs Real Madrid Liga Champions 2018, Skor 0-2, Gareth Bale Cetak Gol

Menurut Bayu yang pekan lalu menjuarai seni monolog pada South Borneo Art Festival 2018 di Bukit Wisata Kiram, Kabupaten Banjar, sebenarnya tidak gampang mementaskan legenda dan tokoh.

"Adab harus dikedepankan. Seperti halnya tentang kerajaan Banjar, kita harus permisi dulu dengan para juriat (keturunan) kesultan Banjar," ujarnya.

Minta izin agar pementasan nantinya sesuai dengan sejarahnya. Tidak ada ketersinggungan pihak keturunan, sehingga niat mengangkat sejarah tak ada permasalahan.

"Kami juga selalu ziarah ke makam para tokoh, mengirim doa, sembari minta izin pinjam nama untuk diangkat ke atas pentas," terang Bayu.

Baca: Hasil Akhir Manchester City vs Olympique Lyon Liga Champions 2018, Skor 2-2, Laga Dramatis City

Baca: Hasil Akhir Juventus vs Valencia Liga Champion 2018, Skor 1-0, Umpan Ronaldo Berbuah Gol

Baca: Hasil Manchester United vs Young Boys Liga Champion 2018, Skor Akhir 1-0, Gol Dramatis Fellaini

Begitupula ketika menggarap karya teater berjudul Dipa Tale of Patmaraga dan Sukmaraga. Rombongan pemain ziarah ke Candi Agung di Amuntai yang merupakan situs sejarah.

 

"Itu merupakan adab, sehingga saya selaku sutradara dan penulis naskah, mengajak pemain sowan ke candi Agung, juga menemui keturunan di Banjarmasin," jelasnya.

Selain permisi kepada juriat dan ziarah, para kru juga menggelar selamatan. Seperti apa? Mari kita ikuti cerita selanjutnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved