Liga 2 2018

Tim Khusus Memberantas Pengaturan Skor di Liga Indonesia Bakal Dibentuk? Ini Kata Kemenpora

Tim khusus yang bertugas memberantas pengaturan skor di Liga Indonesia bakal dibentuk, jadi harapan sebagian

Tim Khusus Memberantas Pengaturan Skor di Liga Indonesia Bakal Dibentuk? Ini Kata Kemenpora
tribunnews.com/abdul majid
Sesmenpora Gatot S Dewa Broto saat ditemui di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (29/11/2018). Tribunnews/Abdul Majid. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Tim khusus yang bertugas memberantas pengaturan skor di Liga Indonesia bakal dibentuk, jadi harapan sebagian pecinta sepak bola Tanah Air.

Kemenpora melalui Sesmenpora Gatot S Dewa Broto menyebut bahwa pihaknya bisa saja membentuk tim khusus untuk memberantas praktik pengaturan skor pada kompetisi sepak bola Indonesia.

Kasus pengaturan skor tengah marak setelah diungkapkannya dua pelaku yakni Hidayat dari anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, serta Vigit Waluyo yang merupakan pemain lama.

Jika keadaannya mendesak, Kemenpora tak ragu untuk terjun langsung dengan membuat tim khusus yang akan terdiri dari berbagai unsur.

Baca: Siapa & Kiprah Vigit Waluyo yang Disebut Aktor Pengaturan Skor Liga Indonesia di Mata Najwa?

Baca: Kriteria Ketua Umum PSSI Pengganti Edy Rahmayadi Berdasarkan Versi Manajer Persib Bandung

Baca: Jadwal Pekan 33 & Klasemen Liga 1 2018 Siaran Langsung Indosiar Laga Persija dan PSM Makassar

Baca: Penyebab Gisella Anastasia Ogah Rujuk Setelah Gugat Cerai Gading Marten, Masalah 1,5 Tahun Lalu

Bisa terdiri dari aparat dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Kami belajar dari case tahun 2015, ada Tim 9 saat itu, saya pun terlibat di dalamnya. Sebetulnya ada salah satu anggota dari Tim 9 itu mantan Kepala PPATK (Yunus Husein)," kata Gatot di Kantor Kemenpora, Kamis (29/11/2018).

"Kalau memungkinkan bisa saja kami kerja sama PPATK dengan aparat. Tapi, berdasarkan pengakuan dari mantan runner, rata-rata transaksi tidak melalui transfer tapi bayar tunai langsung cash."

"Pertanyaannya, pada era lintas negara seperti ini apakah itu hanya mengecoh? Jangan-jangan kirim orang, klik, begitu selesai transfer juga bisa," ujarnya.

Namun itu semua baru akan dilakukan jika PSSI dianggap tak serius dalam menyelesaikan dan membiarkan masalah ini berlarut-larut.

"Kalau ga ada kemajuan kami akan mengingatkan federasi, Menpora (Imam Nahrawi) punya kewenangan yang diatur di UU SKN (Sitem Keolahragaan Nasional) pasal 1," tuturnya.

Halaman
12
Editor: Murhan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved