Berita Banjarbaru

Murid SMA IT Qardhan Hasanah Gembira Belajar Hidroponik Bersama Kakak-kakak ini

Kebahagiaan diungkapkan Nisa. Salah satu siswi SMA-IT Qardhan Hasanah ini mengatakan baru pertama kali belajar langsung menanam secara hidroponik.

Murid SMA IT Qardhan Hasanah Gembira Belajar Hidroponik Bersama Kakak-kakak ini
istimewa/ Fakultas Pertanian ULM
mahasiswa Fakultas Pertanian Program Studi Agronomi Jurusan Budidaya Pertanian ULM melakukan pengabdian masyarakat dengan melakukan pembinaan sekolah adiwiyata di SMA-IT Qardhan Hasanah Banjarbaru, Jumat (30/11/2018).

BANJARMASINPOST.CO.ID. BANJARBARU - Kebahagiaan diungkapkan Nisa. Salah satu siswi SMA-IT Qardhan Hasanah ini mengatakan baru pertama kali belajar langsung menanam secara hidroponik. "Seru sekali, ternyata membuatnya mudah," ujarnya.

Kali itu ia bersama murid lain mengikuti pelatihan budidaya tanaman secara hidroponik. Nisa mengatakan juga senang karena bisa belajar dengan kakak-kakak mahasiswa yang ramah dan seru.

Kali itu mahasiswa Fakultas Pertanian Program Studi Agronomi Jurusan Budidaya Pertanian ULM melakukan pengabdian masyarakat dengan melakukan pembinaan sekolah adiwiyata di SMA-IT Qardhan Hasanah Banjarbaru, Jumat (30/11/2018).

Sebelum mengikuti praktik membuat budidaya tanaman dengan hidroponik murid dan guru juga diberi teori tentang cara budidaya hidroponik. Selain itu guru dan siswa dikenalkan tentang Limbah Sekolah, Pembuatan Pupuk Organik dan Budidaya Tanaman.

Baca: BREAKING NEWS : Polisi Gerebek Praktik Dukun Palsu di Landasanulin Banjarbaru, Begini Modusnya

Baca: Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2018 Diumumkan via sscn.bkn.go.id, Pemkab HST Sebar di Grup WA

Baca: Kisah Pelaku Pembunuhan Mengaku Ditemui Arwah Mayat Tanpa Kepala di Lok Baintan

Baca: Hasil Barito Putera vs Borneo FC di Liga 1 2018 - Skor 0-0 di Babak Pertama, Nadeo Gemilang!

Baca: Kronologi Penggerebekan Dukun Palsu di Banjarbaru, Polisi Ungkap Modus Pelaku ke Korbannya

Ketua pelaksana, Joko Purnomo yang juga dosen pendamping mengatakan pembinaan sekolah Adiwiyata ini merupakan tindak lanjut dari MOu yang ditandatangani oleh SMA-IT Qardhan Hasanah dan Fakultas Pertanian Program Studi Agronomi Jurusan Budidaya Pertanian ULM pada bulan Oktober 2018 lalu tentang pendamping sekolah Adiwiyata.

"Sekolah kami harapkan nanti mampu mengoptimalkan potensi sumberdaya alam sebagai solusi pemecahan permasalahan yang di hadapi oleh warga sekolah, dengan menyesuaikan kondisi lingkungannya," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Detik-detik Penggerebekan Dukun Palsu di Banjarbaru Oleh Polisi, Si Dukun Mengurung Diri

Baca: Reaksi Mengejutkan Nikita Mirzani Setelah KPI Hentikan Sementara Pagi pagi Pasti Happy Trans TV

Baca: Sanksi KPI Pusat Pada Pagi Pagi Pasti Happy, Buntut Dari Vicky Prasetyo Gerebek Rumah Angel Lelga

Baca: 4 Fakta Sosok Habib Bahar Bin Smith yang Ceramahnya Diduga Hina Jokowi Jelang Pilpres 2019

Terang Joko Program Studi Agronomi lebih mengedepankan pendampingan dengan menggandeng penghuni sekolah dan potensi sekolah. Tak hanya sekadar membuat hidroponik, penghuni sekolah terangnya juga harus dibimbing untuk berprilaku cinta alam dengan berprilaku bersih. Selain itu penghuni juga harus mampu mengembangkan potensi dengan budidaya hidroponik, memanfaatkan limbah dan mengelola lingkungan sekolah secara green.

"Dengan lingkungan yang sehat maka dapat menghindari dampak lingkungan yang negatif," tambahnya.

(banjarmasinpost.co.id/ Milna Sari)

Tags
hidroponik
Penulis: Milna Sari
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved