Dana Kelurahan

Pemerintah Anggarkan Dana Kelurahan Rp 3 Triliun, Warga Banjarmasin Berharap Digunakan untuk ini

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan sudah memastikan sebanyak 8.122 kelurahan di Indonesia akan mendapat kucuran Dana Alokasi Umum (DAU)

Pemerintah Anggarkan Dana Kelurahan Rp 3 Triliun, Warga Banjarmasin Berharap Digunakan untuk ini
BPost Cetak
BPost edisi cetak Jumat (30/11/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMSIN - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan sudah memastikan sebanyak 8.122 kelurahan di Indonesia akan mendapat kucuran Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan bernama Dana Kelurahan.

Pemerintah sudah menganggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 senilai Rp 3 triliun.

Adanya dana kelurahan ini memunculkan harapan baru bagi warga di Kota Banjarmasin.

Roni, warga di Gang Dwikora, Kelurahan Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur misalnya berharap dana kelurahan itu digunakan untuk membersihkan sungai di sekitar Gang Dwikora.

Pengusaha tempe ini mengatakan kualitas air sungai sangat mempengaruhi kelancaran usahanya.

Baca: Kenalan Yuk dengan Iin Fadillah! Dia Kakak Nissa Sabyan yang Nggak Kalah Imutnya

Baca: Pengumuman BKN & Link Hasil SKD CPNS 2018 di Kemenkumham, Kemenlu, KemenBUMN & PPATK

Baca: Icha Gwen Mengaku Mending Pilih Hotman Paris Daripada Gading Marten, Ini Alasannya

Baca: Amalkan Surat Al Kahfi di Hari Jumat, Ada 4 Keistimewaan Salah Satunya Dilindungi dari Fitnah Dajjal

“Kebutuhan air merupakan hal vital dalam usaha saya. Air itu kami pakai untuk mencuci kedelai. Kualitas air sangat mempengaruhi ketahanan produksi tempe yang dihasilkan,” ujarnya, Kamis (29/11).

Roni mengaku kalau dia pakai air leding maka membengkakan biaya produksinya.

“Apalagi saat ini persaingan tempe begitu ketat di pasaran. Meski sudah menjual dengan ukuran besar dan harga murah pun, terkadang masih susah juga memasarkannya," ujarnya.

Selain pembersihan sungai di sekitar Gang Dwikora, Roni, juga berharap dana kelurahan itu untuk membuat sumur bor.

"Harapan sih seperti itu. Sehingga kami dan beberapa perajin tempe lainnya bisa mendapatkan kualitas air yang baik," ujarnya.

Berbeda dengan Salehuddin. Warga Kelurahan Antasan Kecil Timur Kecamatan Banjarmasin Tengah Kalsel itu berharap dana kelurahan itu nantinya bisa berdampak pada peningkatan kualitas jalan di permukimannya.

Menurut Salehuddin, ada beberapa titik, di antaranya jalan di permukiman RT 1, yang tergenang saat air sungai pasang. Kondisi ini kerap menyulitkan masyarakat melintas dan beraktivitas.

"Saya pribadi menyambut baik dengan adanya dana kelurahan itu. Karena nantinya tentu akan berdampak besar, terutama pada peningkatan infrastruktur di perkotaan, sosial dan lainnya," ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved