Baku Tembak Polisi vs Komplotan Pencuri Ungkap 5 Fakta, 2 Pelaku Tewas di Pekanbaru & Ada Senjata

Baku Tembak Polisi vs Komplotan Pencuri Ungkap 5 Fakta, 2 Pelaku Tewas di Pekanbaru Hingga Senjata Rakitan

Baku Tembak Polisi vs Komplotan Pencuri Ungkap 5 Fakta, 2 Pelaku Tewas di Pekanbaru & Ada Senjata
net
ilustrasi tembak mati

BANJARMASINPOST.CO.ID - Insiden baku tembak antara polisi dan komplotan pencuri terjadi di Pekanbaru pada hari Jumat (30/11/2018).

Perlawanan komplotan pencuri spesialis pecah kaca dan menggemboskan ban kendaraan itu berakhir dengan tewasnya dua pelaku saat baku tembak dengan polisi.

Satu pelaku meloloskan diri. Baku tembak tersebut terjadi saat para pelaku kepergok sedang mengincar korban di salah satu kantor bank di Pekanbaru.

Berikut ini fakta di balik aksi baku tembak polisi dan komplotan pencuri di Pekanbaru:

1. Dua pelaku tewas, satu lolos

Dua pelaku pencurian dengan modus pecah kaca dan gembos ban mobil tewas setelah baku tembak dengan petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, Jumat (30/11/2018).

"Kedua pelaku melawan dan melakukan penembakan kepada petugas yang melakukan penangkapan. Sehingga, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto.

Susanto menyebutkan, pelaku adalah Asron (39) seorang petani warga asal Desa Merantau, Kecamatan Sindang Belitilir, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Satu pelaku lainnya bernama Juanda. "Pelaku ada tiga orang. Satu pelaku masih kami kejar," kata Santo.

2. Sebelum baku tembak, pelaku gondol puluhan juta

Berawal dari laporan adanya kasus pecah kaca di daerah kawasan Ikhlas, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payug Sekaki, Pekanbaru, tim Opsnal 807 Satreskrim Polresta Pekanbaru melakukan patroli ke sejumlah bank.

Halaman
123
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved