B Focus Urban Life

Berhubungan dengan Otak, ini Kata Dokter Kejiwaan Kenapa Ada Orang Cenderung Melakukan Kekerasan

ORANG-ORANG yang cenderung melakukan tindakan kekerasan secara berlebihan atau sadistis, secara biologis disebabkan berkurangnya serotonin.

Berhubungan dengan Otak, ini Kata Dokter Kejiwaan Kenapa Ada Orang Cenderung Melakukan Kekerasan
BPost Cetak
BFocus Senin (03/12/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - ORANG-ORANG yang cenderung melakukan tindakan kekerasan secara berlebihan atau sadistis, secara biologis disebabkan berkurangnya serotonin.

Ini adalah cairan kimiawi di dalam otak yang fungsinya mengontrol emosi agar tak sedih atau cepat marah.

Apa penyebab berkurangnya cairan ini belum diketahui secara jelas.

Memang asupan makanan tertentu disebut-sebut mampu meningkatkan serotonin.

Seperti ketika mengonsumsi kacang-kacangan atau makan cokelat agar mood membaik, tapi kenyataannya juga tidak selalu begitu.

Ini juga bergantung siap tidaknya otak untuk memproduksinya.

Kadang di otak itu terjadi metabolisme yang berlebih.

Baca: Hari Ini Mulai Tes SKB! Daftar Link Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2018, Lihat Juga ssc.bkn.go.id

Baca: Hari Ini Pemko Banjarbaru Umumkan Kelulusan Tes SKD CPNS 2018, Ini Link Pengumumannya

Baca: Ada Harapan Rujuk? Panggilan Manis Gading Marten pada Gisella Anastasia Saat Bareng Gempi

Baca: Foto Maia Estianty dan Irwan Mussry Saat Pacaran Ini Luput dari Jepretan Akun Gosip, Ini Kata Maia

Jadi, meski produksi (serotonin)nya tinggi tapi kadarnya rendah secara relatif.

Itu sebabnya orang-orang yang depresi, yang identik dengan menurunnya cairan kimiawi otak, perlu meminum obat depresi untuk mengimbangi metabolisme yang berlebihan itu.

Ketika depresi bertambah, orang akan berpikir pendek.

Secara biologis, juga ada kerusakan di area petrontal yang letaknya sebelum dahi.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved