Ekonomi dan Bisnis

Desember Ini Inflasi di Kalsel Diprediksi Naik, BPS Ungkap Penyebabnya

Dua kota di Kalsel yaitu Kota Banjarmasin dan Tanjung menjadi dua di antara 70 kota yang mengalami inflasi secara nasional

Desember Ini Inflasi di Kalsel Diprediksi Naik, BPS Ungkap Penyebabnya
Milna Sari
Jumpa pers BPS Kalsel, kepala BPS Diah Utami menjelaskan data inflasi di Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dua kota di Kalsel yaitu Kota Banjarmasin dan Tanjung menjadi dua di antara 70 kota yang mengalami inflasi secara nasional. dalam perbandingan indeks harga konsumen dan inflasi di Kalimantan Selatan Banjarmasin menempati urutan ketiga dengan inflasi tertinggi disusul Tanjung di posisi kedelapan.

Namun naiknya inflasi di Banjarmasin ini diduga akan terus berlanjut hingga pada Desember ini. Ungkap Kepala BPS Kalsel, Diah Utami dalam jumpa pers BPS Kalsel, Senin (03/12/2018) diduga akan terjadi kenaikan inflasi di Banjarmasin di Desember ini.

Hal itu sesuai trend grafir pertumbuhan inflasi di tahun 2016 dan 2017 yang diakhir tahun atau di Desember angka inflasi selalu naik hingga sekitar 1 poin ke atas dari sebelumnya hanya sekitar 0 koma poin.

Baca: Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Kalsel Terus Naik, Begini Penjelasan BPS

Kenaikan inflasi ini terang Diah masih tergolong normal. Inflasi yang terjadi di Kalsel baik Banjarmasin dan Tanjung sebutnya masih terkendali dan normal.

Baca: BREAKING NEWS - Sekujur Tubuhnya Terbakar, Guru Honorer di Takisung Mengaku Usai Cekcok dengan Suami

"Diduga pasti ada kenaikan inflasi tapi ya mudah-mudahan tidak terlalu jauh dari poin di November ini," ujarnya dalam paparan.

Kenaikan angka inflasi itu jelasnya usai acara karena Desember adalah waktu liburan selain itu Natal juga menjadikan inflasi.

"Harga-harga itu dipastikan naik, tiket bakal naik, belum lagi bahan makanan naik karena ada Natal, setiap ada hari raya dan tahun baru selalu ada kenaikan," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Baca: Ustadz Abdul Somad di Banjarmasin Singgung Tentang Mobile Legend, Alasannya Karena Hal ini

Meski begitu kenaikan inflasi sebutnya masih tergolong normal dan terkendali.
"Masih stabil menurut saya kalau di Banjarmasin dan Tanjung dibandingkan daerah lain," tambahnya.

pada November ini secara umum di Kota Banjarbaru berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kalsel terjadi inflasi sebesar 0,19 persen. laju inflasi kalender 2018 di Kota Banjarmasin sendiri sebesar 1,92 persen dan laju inflasi dari tahun ketahun yaitu 2,69 persen.

Diketahui komoditas yang memberi andil inflasi tertinggi di Kota Banjarmasin yaitu ikan gabus, telur ayam ras, bensin, bawang merah dan angkutan udara. sedangkan komoditas yang mengalami penurunan harga dengan andil deflasi tertinggi antara lain ikan kembung, daging ayam ras, ikan tongkol, minyak goreng dan ikan layang.

"Secara umum inflasi di Kalsel sebesar 0,16 persen," tambah Diah.

Berbeda dengan Banjarmasin Tanjung justru menjadi kota dengan deflasi tertinggi dari 4 kota yang mengalami deflasi di Kalimantan yaitu sebesar 0,23 persen sedangkan deflasi terendah terjadi di kota Samarinda sebesar 0,12 persen.
Banjarmasinpost.co.id/Milna

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved