B Focus Urban Life

Karena Hal Sepele, Orang-orang ini Dihabisi dengan Keji, Nyawa Manusia Semakin Murah

KETENANGAN warga sekitar Jalan A Yani Km12, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar terusik pada Jumat (23/11) lalu.

Karena Hal Sepele, Orang-orang ini Dihabisi dengan Keji, Nyawa Manusia Semakin Murah
BPost Cetak
BFocus Senin (03/12/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - KETENANGAN warga sekitar Jalan A Yani Km12, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar terusik pada Jumat (23/11) lalu.

Kala itu satu warga menemukan sesosok jasad wanita terlihat kaku berada di Suzuki Swift warna biru nopol DA 1879 TN.

Di leher ibu muda yang belakangan diketahui bernama Levie Presillia (35) terdapat luka yang parah dan diduga menyebabkan korban meninggal dunia.

Hasil penyelidikan aparat kepolisian, pelaku bernama Herman (25) diciduk petugas di kediamannya di Jalan Martapura Lama RT07, Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar.

Pelaku yang sempat diwawancarai itu pada intinya merasa tersinggung saat korban menyatakan tak terlalu percaya dengan pengobatan yang dilakukannya dan sempat merenggut rambutnya.

Motif yang dirasa simple namun menimbulkan duka mendalam bagi keluarga Levie yang ternyata telah dikaruniai beberapa anak ini.

Tak jauh dari kisah pembunuhan yang menimpa Levie, kesediahan tiada tara juga dialami oleh keluarga M Rahmadi (19) warga Desa Tatah Layap RT02, Kecamatan Tatah Makmur Kabupaten Banjar.

Baca: Hari Ini Pemko Banjarbaru Umumkan Kelulusan Tes SKD CPNS 2018, Ini Link Pengumumannya

Baca: Ada Harapan Rujuk? Panggilan Manis Gading Marten pada Gisella Anastasia Saat Bareng Gempi

Baca: Foto Maia Estianty dan Irwan Mussry Saat Pacaran Ini Luput dari Jepretan Akun Gosip, Ini Kata Maia

Baca: Irwan Mussry Saksikan Ahmad Dhani & Maia Estianty Pelukan Ala Jokowi-Prabowo di Ultah Al Ghazali

Bagaimana tidak, jasad Rahmadi ditemukan tergolek tanpa kepala di semak-semak di daerah Lok Baintan, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Selasa (20/11)) lalu.

Polisi menangkap pelaku yang tega memenggal kepala korban yakni M Safrudin alias Amat (19) warga Desa Sari Berangas Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas.

"Dari hasil keterangan tersangka tidak senang karena dibully oleh korban," ucap Kapolda Kalsel, Irjen Yazid Fanani.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved