Kriminalitas Kalteng

Polisi Temukan Sabu di Saku Tersangka TK Saat Digeledah

Seorang pemuda dengan inisial TK (30) tinggal di Jalan Jenderal Ahmad Yani RT. 001 RW. 003 depan Pangkalan Gas LPG H. Fajar Kelurahan Beriwit

Polisi Temukan Sabu di Saku Tersangka TK Saat Digeledah
Humas Polda Kalteng
Pengedar sabu saat diamankan polisi

BANJARMASINPOST.CO.ID, PURUKCAHU - Seorang pemuda dengan inisial TK (30) tinggal di Jalan Jenderal Ahmad Yani RT. 001 RW. 003 depan Pangkalan Gas LPG H. Fajar Kelurahan Beriwit, Purukcahu, Kabupaten Murungraya, Kalteng, ditangkap karena kedapatan membawa sabu di saku celananya.

Penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan TK sering membawa sabu, sehingga akhirnya, informasi tersebut ditindaklanjuti oleh petugas dengan mengintai pelaku dan menangkapnya saat melakukan transaksi, Minggu (2/12/2018) malam.

Kapolres Mura AKBP Esa Estu Utama, melalui Kasatresnarkoba Iptu G.S. Rahail, mengatakan penangkapan pelaku TK (30) berawal dari informasi masyarakat yang mengatakan TK sering membawa sabu di satu tempat.

“Kami kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi dan keberadaan pelaku tersebut,” kata Iptu G.S Rahail, Senin (3/12/2018).

Baca: Reaksi Mengejutkan Maia Estianty Saat Ditanya Alasan Dul Jaelani Pilih Bela Ahmad Dhani

Baca: Rekaman Ceramah Pertama Ustadz Abdul Somad yang Dipublikasikan Tim Tafaqquh Sebelum Terkenal

Baca: Trik Mendapatkan Suami Kaya Raya Seperti Maia Estianty Nikahi Irwan Mussy versi Anna Bey

Baca: Link 95 Instansi yang Telah Umumkan Hasil Tes SKD & Peserta SKB CPNS 2018, Cek Juga sscn.bkn.go.id

Petugas kemudian melakukan penyergapan yang langsung dipimpin Kasatrenarkoba bersama anggotanya.

"Saat dilakukan penggeledahan badan, ditemukan satu paket diduga sabu dalam plastik kecil transparan seberat 0,32 gram dikantong kiri belakang celana panjang pelaku," ujarnya.

Pelaku dan barang bukti sudah di amankan di Mapolres murungraya (Mura) untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Akibat perbuatan tersangka akan dikenakan Pasal 112 ayat 1 sub 127 ayat 1 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Ancaman hukuman paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun dan denda minimal Rp 800 Juta, maksimal 8 Milyar,” ungkap Iptu G.S Rahail.

www.banjarmasinpost.c.id/ faturahnan

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved