Seleksi PPPK

Dapat Peluang Jadi PNS Lewat Jalur PPPK, Guru Honorer ini Malah Tidak Gembira

Presiden Joko Widodo sudah membuka peluang bagi tenaga honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Dapat Peluang Jadi PNS Lewat Jalur PPPK, Guru Honorer ini Malah Tidak Gembira
BPost Cetak
BPost Cetak edisi Selasa (4/12/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Presiden Joko Widodo sudah membuka peluang bagi tenaga honorer menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Namun PNS yang masuk lewat jalur seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ini tak akan mendapatkan uang pensiun.

Kesempatan emas ini tidak disambut gembira oleh guru honorer Hatmi.

“Saya tidak puas dengan rencana seleksi PPPK itu. Yang saya inginkan adalah menjadi PNS. Bukan menjadi pegawai kontrak. PPPK itu kan sama saja dengan kontrak, sebab tidak ada uang pensiunan," ujar guru honorer sebuah SD di Banjarmasin ini, Senin (3/12).

Hatmi mengatakan, kalau aturan memaksa demikian, dia meminta ada perlakuan khusus.

Baca: Cerita Dewi Perssik 2 Jam Tunggu Aspri Hotman Paris, Ngaku Ketiduran sampai Bajunya Kumal

Baca: Ustadz Abdul Somad : Umat Cinta Kepada Ulama, Kebangkitan Islam Akan Datang dari Kalsel

Baca: Alasan Gading Marten dan Gisella Anastasia Tak Hadiri Sidang Perdana Perceraian di PN Jaksel

Baca: Ahmad Dhani Nyanyikan Lagu Sontoloyo, Ketika Ditanya Malah Lempar ke Fadli Zon

"Ok, kalau toh nanti PPPK, tapi ya harus ada pensiunnya dipikirkan," ujarnya.

Pensiun tersebut, kata Hatmi, sangat berdampak kepada kehidupan keluarganya.

“Saya harus menghidupi keluarga. Saya sebagai tulang punggung keluarga selama ini. Kalau masa kerja sudah habis, saya akan dapat apa coba. Sementara saya masih punya tanggungan tiga orang anak,” ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved