Ekonomi dan Bisnis

Jelang Akhir Tahun, Masyarakat Masih Ramai Gadaikan Aset di Pegadaian

Memasuki akhir tahun, antrean pelayanan di Kantor Pegadaian Banjarmasin terlihat cukup ramai, para teller pun sigap melayani antrean nasabah

Jelang Akhir Tahun, Masyarakat Masih Ramai Gadaikan Aset di Pegadaian
banjarmasinpost.co.id/maulana
Nasabah sedang gadaikan asetnya di Pegadaian Cabang Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Memasuki akhir tahun, antrean pelayanan di Kantor Pegadaian Banjarmasin terlihat cukup ramai, para teller pun sigap melayani antrean nasabah, Selasa (4/12/2018) pagi.

Dijelaskan Pemimpin Cabang Pegadaian Banjarmasin, Rahmani, biasanya jelang penutupan akhir tahun pelayanan pegadaian mengalami penurunan.

"Karena biasanya akhir tahun orang lebih banyak ngambil barangnya, tapi tahun ini Alhamdulillah cendurung meningkat dibanding tahun sebelumnya pada periode yang sama," ujar Rahmani

Meski tidak menyebutkan perbandingan presentase gadai dan tebus, tapi pertumbuhan akhir tahun ini menurutnya berkisar hingga tiga persen.

Baca: Sosok Kekasih Desy Ratnasari Pengganti Irwan Mussry, Desy Blak-blakan Sebut Cirinya, Orang Indonesia

Baca: Saat Nagita Slavina Khawatir Gempita Sendirian, ini yang Dilakukannya

Baca: Bocoran Materi Tes SKB Kemendikbud! Link Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2018 di Sini

Baca: Jokowi Tolak Penyataan Probowo Soal Anggapan Korupsi Indonesia seperti Kanker Stadium 4

"Peningkatan ini karena ditopang oleh produk yang kami kembangkan yakni Kreasi Multi Guna, tadinya Kreasi ditujukan untuk UMKM, tapi sekarang bisa dimanfaatkan oleh PNS maupun honorer," ujarnya.

Perhiasan emas diakuinya masih menjadi komoditi utama yang digadaikan di Pegadaian Banjarmasin.

"Dominan masih gadai emas, karena secara umum prosesnya cukup mudah dan cepat dibanding aset lain," ucapnya.

Menurut dia mayoritas nasabah yang gadaikan asetnya untuk keperluan produktif.

"Kebanyakan masih untuk keperluan produktif, biasanya mereka minjam Rp 20 juta ke atas, kalau konsumtif hanya Rp 100 ribu hingga Rp 1 juta," tuturnya.

Sementara itu Pimpinan Cabang Pegadaian Syariah Banjarmasin, Nurul Minawati mengatakan meski tidak terlalu signifikan tren akhir tahun banyak yang tebus asetnya.

"Malah tren mau akhir tahun banyak yang tebus, meski perbandingannya hanya berkisar satu hinga dua persen dibanding gadai," ungkapnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved