Ekonomi dan Bisnis

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Libatkan Pondok Pesantren

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2018 akan diselenggarakan di tingkat regional Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Rabu (5/12/2018).

Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Libatkan Pondok Pesantren
banjarmasinpost.co.id/m maulana
(kanan) Kepala KPw BI Kalsel, Herawanto dan (kiri) Manajer Humas KPw BI Kalsel, Abdul Haris 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2018 akan diselenggarakan di tingkat regional Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin pada Rabu (5/12/2018). 

Mengambil tema Sinergi untuk Ketahanan dan Pertumbuhan, Pada kesempatan tersebut BI Kalsel akan menyampaikan kondisi perekonomian Kalsel terkini serta proyeksi di 2019. 

Pertemuan nantinya selain dihadiri Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, seluruh Walikota/Bupati di Kalsel, Anggota DPR/DPRD, anggota forum pimpinan daerah, SKPD di Kalsel, akademisi, perbankan, dan pelaku usaha, juga akan dihadirkan perwakilan pondok pesantren.

Kepala KPw BI Kalsel, Herawanto melihat pesantren yang ada di Kalsel merupakan terbesar di seluruh Kalimantan.

"Ada 207 pesantren yang resmi tercatat di Kalsel, itu merupakan yang paling banyak di Kalimantan," ujarnya.

Baca: Suntik Vitamin C Makin Populer di Kalangan Wanita Banjarmasin Dari Mahasiswa Sampai Pegawai

Baca: 4 Kisi-Kisi Soal Tes SKB CPNS 2018 Dari BKN Usai Ketahui Kelulusan Dari Hasil Tes SKD

Baca: Hari Ini Mulai Tes SKB! Daftar Link Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2018, Lihat Juga sscn.bkn.go.id

Selain itu ia menilai masyarakat sendiri secara budaya memandang pesantren merupakan tempat tersendiri.

"Kalau kemudian pesantren bisa mengembangkan usahanya sendiri secara baik bisa memberikan dampak positif bagi dirinya dan masyarakat," imbuhnya.

Kalau dikembangkan usahanya dengan baik, menurutnya pesantren bisa menjadi mandiri untuk menghidupi kegiatannya sendiri.

"Yang kedua bisa menularkan semangat untuk mengembangkan usaha masyarakat sekitar dan pesantren lainnya. Kalau hal tersebut bergerak, persoalan inflasi maupun pertumbuhan ekonomi akan banyak terjadi di sana," tandasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved