Berita Banjarmasin

IHSG Berpotensi Melemah Terseret DJIA dan EIDO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 34,55 poin atau 0,56 persen di level 6.152 pada perdagangan Selasa (4/12/2018).

IHSG Berpotensi Melemah Terseret DJIA dan EIDO
Foto (IDX Channel)
IHSG bertahan di teritori positif setelah alami Net Buy Asing seminggu lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saham Gabungan (IHSG)'>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 34,55 poin atau 0,56 persen di level 6.152 pada perdagangan Selasa (4/12/2018).

Walau tunjukkan performa baik kemarin, Analis prediksi IHSG akan alami pelemahan pada perdagangan Rabu (5/12/2018).

Head of Research Division MNC Sekuritas, Dr Edwin Sebayang melalui early bird fundamental analisisnya menilai potensi pelemahan IHSG hari ini dipengaruhi melemahnya beberapa bursa saham yang sering menjadi acuan yaitu DJIA yang turun tajam 3.1 persen dan EIDO 1.94 persen.

Edwin nyatakan hal ini disebabkan faktor turunnya yield US Treasury bertenor 10 tahun ke level terendah sejak pertengahan September membuat selisih antara yield 10 tahun dengan tenor pendek 2 tahun menyempit ke level terendah dalam 10 tahun terakhir.

Baca: Jadwal & Lokasi Tes SKB CPNS 2018 Diumumkan, Pemkab Ini Rilis Syarat dan Ketentuan Peserta

Baca: Fakta-fakta Terbaru 31 Pekerja Jembatan di Papua Dibunuh KKB, Mulai Foto, Penyebab Hingga DPRD

Baca: Delapan Orang Meninggal, Ratusan Orang Dirawat di Kalimantan Tengah, Ada Apa di Sana ?

Baca: KH Maruf Amin Terjatuh Jelang Pilpres 2019, Putrinya Ungkap Kondisi Pendamping Jokowi Itu

Apalagi Yield US Treasury tenor 2 dan 3 tahun kini berada di atas yield 5 tahun.

"Karena ketika yield US Treasury bertenor 2 tahun lebih dari 10 tahun, secara historis mengawali periode resesi dalam 50 tahun terakhir serta munculnya keraguan akan terjadinya kesepakatan dalam waktu 90 hari terkait trade war," kata Edwin.

Dilain hal, Fitch juga merevisi Outlook Sektor Perbankan Indonesia karena kinerja sektor perbankan di kawasan Asia Pasifik tertekan.

Baca: Kata Kakak Lindswell Kwok tentang adiknya Yang Telah Berhijab Dan Akan Menikah dengan Hulaefi

Baca: Ini Deretan Novel Karya NH Dini, Sastrawan yang Meninggal Karena Kecelakaan

Baca: Pesawat Garuda Indonesia Tujuan Pontianak Mendarat Terpaksa di Bandara, Ternyata Ini Penyebabnya

Fitch Ratings pun merevisi outlook untuk sektor perbankan di Hong Kong, Singapura, dan Indonesia dari stabil menjadi negatif di tahun ini.

Tensi perang dagang, kenaikan suku bunga, dan pertumbuhan ekonomi yang melambat di China menjadi faktor kunci yang menguji kualitas aset bank.

Pada perdagangan hari ini, Research Division MNC Sekuritas prediksi IHSG akan bergerak di kisaran 6.061 - 6.173 dan kurs Rupiah di kisaran Rp 14.250 hingga Rp 14.410. (banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved