B Focus Kalteng

Musim Penghujan Rentan Serangan DBD, Waspada Bila Ada yang Demam Tinggi dan Tak Berkesudahan

KASUS Demam Berdarah Dangue (DBD) yang terjadi di Kota Palangkaraya yang mencapai ratusan orang karena kurang sadarnya warga dengan lingkungan.

Musim Penghujan Rentan Serangan DBD, Waspada Bila Ada yang Demam Tinggi dan Tak Berkesudahan
tribunkalteng.co/fathurahman
RS Doris Sylvanus, Palangkaraya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - KASUS Demam Berdarah Dangue (DBD) yang terjadi di Kota Palangkaraya yang mencapai ratusan orang karena kurang sadarnya warga dengan lingkungan.

Itu diungkapkan Yayu Indriarti, Direktur RS Doris Sylvanus, terkait situasi kemunculan DBD.

Menurutnya, saat penghujan seperti sekarang, memang sangat rentan serangan DBD.

“Selayaknya, setiap RT melakukan pembersihan lingkungan. Terlebih di lokasi yang endemis DBD. Itu bertujuan, agar nyamuk pembawa virus tidak mudah berkembangbiak,” ujar mantan Kadinkes Provinsi Kalteng.

Mengenai pasien DBD yang meninggal, lantaran saat dibawa ke RS sudah dalam keadaan shock.

Jika kondisi seperti itu, susah melakukan pemulihan.

Baca: Para Orangtua Cemas, Demam Berdarah Mulai Mewabah di Kalteng, Sudah Renggut Nyawa 3 Pasien

Baca: Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2018 Sudah Dilakukan, Pemko Umumkan Jadwal Tes SKB di Link Ini

Baca: Adik Syahrini, Aisyahrani Ungkap Hubungan Kakaknya dengan Reino Barack

Mengingat, pasien yang datang dalam keadaan yang sudah kritis.

Masyarakat pun diimbaunya untuk segera membawa sanak saudara yang mengalami gejala demam tinggi, gejala demam yang tak berkesudahan, apalagi sudah muncul tanda-tanda terserang DBD.

“Harus segera dilakukan cek darah agar diketahui penyakit pasien tersebut. Jangan sampai telat membawanya ke rumah sakit,” tandasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved