Penyerangan KKB di Papua

Pos TNI Hancur Diserang KKB yang Didukung Sekitar 250 Orang Masyarakat

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal, menjelaskan, tim gabungan TNI/Polri sebanyak 153 personel berangkat dari Wamena

Pos TNI Hancur Diserang KKB yang Didukung Sekitar 250 Orang Masyarakat
BPost Cetak
BPost Cetak edisi Rabu (5/12/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PAPUA - Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal, menjelaskan, tim gabungan TNI/Polri sebanyak 153 personel berangkat dari Wamena menggunakan tiga unit kendaraan.

Mereka telah tiba di Distrik Mbua, yang merupakan distrik terdekat dengan TKP di Distrik Yigi.

"Untuk mencapai TKP di Distrik Yigi, tim harus berjalan dua jam lagi dari Distrik Mbua," kata Kamal.

Baca: Pengumuman Hasil Tes SKD CPNS 2018 Sudah Dilakukan, Pemko Umumkan Jadwal Tes SKB di Link Ini

Baca: Adik Syahrini, Aisyahrani Ungkap Hubungan Kakaknya dengan Reino Barack

Baca: Jadwal & Lokasi Tes SKB CPNS 2018 Diumumkan, Pemkab Ini Rilis Syarat dan Ketentuan Peserta

Lebih jauh Kamal menjelaskan, dari keterangan empat orang yang ditemukan, pos TNI Yonif 755/Yalet/Kostrad di Distrik Mbua telah hancur diserang KKB pimpinan Egianus Kogoya dan seorang anggota TNI meninggal dunia.

"Kelompok KKB saat melakukan penyerangan terhadap pos TNI didukung masyarakat kurang-lebih 250 orang. Membuat anggota lari menyelamatkan diri pos Mbua hanya membawa senjata, tidak membawa barang-barang lain," ujar Kamal.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved