BFocus Kalteng

Waduh! Demam Berdarah Serang Lima Daerah di Kalteng

Kasus demam berdarah dengue (DBD) sedang menyerang Kalteng. Kasus di Palangkaraya saja, hanya di November ini mencapai ratusan orang harus dirawat

Waduh! Demam Berdarah Serang Lima Daerah di Kalteng
banjarmasin post group/ fathurahman
DAMPINGI - Petugas Babinsa pun mendampingi kegiatan memerangi nyamuk pembawa virus mematikan di sebuah lingkungan permukiman di Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kasus demam berdarah dengue (DBD) sedang menyerang Kalteng. Kasus di Palangkaraya saja, hanya di November ini mencapai ratusan orang yang harus dirawat. Tiga orang di antaranya, bahkan tak tertolong.

Data di RSUD Doris Sylvanus, selama November 2018, jumlah penderita mencapai 200 pasien lebih. Sebanyak 55 pasien rawat jalan dan tiga orang di antaranya meninggal.

Jumlah kasus demam berdarah yang tinggi, juga terjadi di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau. Masing-masing kabupaten itu, malah satu orang meninggal dunia.

Demikian pula di Kabupaten Kotawaringin Timur ada satu orang yang meninggal, Kabupaten Seruyan bahkan dua orang pasien meninggal dunia.

Baca: Delapan Orang Meninggal, Ratusan Orang Dirawat di Kalimantan Tengah, Ada Apa di Sana ?

Baca: Fakta-fakta Terbaru 31 Pekerja Jembatan di Papua Dibunuh KKB, Mulai Foto, Penyebab Hingga DPRD

Baca: Ini Deretan Novel Karya NH Dini, Sastrawan yang Meninggal Karena Kecelakaan

Baca: Pesawat Garuda Indonesia Tujuan Pontianak Mendarat Terpaksa di Bandara, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca: Hasil Tes SKD CPNS 2018 Diumumkan, Peserta di Pemkab Ini Kecewa, Daftar via sscn.bkn.go.id

Baca: KH Maruf Amin Terjatuh Jelang Pilpres 2019, Putrinya Ungkap Kondisi Pendamping Jokowi Itu

Wakil Direktur RS Doris Sylvanus, Theodorus Sapta Atmadja, mengatakan, terjadi lonjakan pasien. Karena itu, petugas medis pun sampai disiagkan untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. "Ada 200 lebih pasien yang dirawat, sekitar 50 orang rawat jalan," sebutnya, kemarin.

Kondisi ini sempat membuat warga Kota Cantik ketakutan. Apalagi penderita penyakit tersebut kebanyakan menyerang anak kecil. Beberapa orangtua di Palangkaraya mengaku sangat waswas.

Beberapa warga bahkan menyuarakan keresahannya melalui kotak aduan yang dilansir melalui website resmi Kominfo Kota Palangkaraya. Mereka menginginkan agar pemerintah melakukan fogging atau pengasapan untuk membasmi jentik nyamuk pembawa virus mematikan.
(banjarmasinpost.co.di/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved