Penumpang Pesawat Kritis

Ini Imbauan Lion Air Agar Penumpang Bisa Lapor Kondisi Kesehatan Sebelum Terbang

Berdasarkan prosedur layanan penerbangan, harap memberikan informasi secara rinci/ jelas/ sesuai keadaan sebenarnya kepada petugas layanan darat.

Ini Imbauan Lion Air Agar Penumpang Bisa Lapor Kondisi Kesehatan Sebelum Terbang
Istimewa/Lion Air
Evakuasi penumpang kritis turun dari pesawat Lion Air di Bandara Juanda Surabaya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Seorang penumpang pesawat Lion Air mengalami kritis saat berada di atas pesawat tujuan Surabaya, Kamis (6/12/2018). Saat masih berada di ketinggian ribuan kaki, salah satu penumpang Pesawat Lion Air JT 311 bernama Jatim, mengalami penurunan kesadaran dan berhenti bernafas..

Dari informasi yang dihimpun reporter Banjarmasinpost.co.id, Kamis (6/12/2018), dalam Pesawat Lion Air JT 331yang mengudara sudah sekitar 45 menit itu, atau 15 menit lagi sebelum pesawat melakukan pendaratan di Bandara Surabaya mendadak ada seorang penumpang alami penurunan kesadaran dan berhenti bernafas.

Setelah sempat menjalani perawatan di RS Dr Soetomo Surabaya, penumpang bernama Jatim akhirnya meninggal dunia.

Baca: Lion Air berduka, Penumpang Kritis Bernama Jatim Meninggal di RS Dr Soetomo

Baca: Pramugari Lion Air Juga Patut Diacungi Jempol yang Sigap Tangani Penumpang Kritis

Baca: Penumpang Pesawat Lion Air dari Banjarmasin Alami Gangguan Nafas, Ketua IDI Kalsel Sigap

Baca: Dr M Rudiansyah, Pahlawan di Pesawat Lion Air, Sayang Keluarga Meski Banyak Urus Organisasi

Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group menyampaikan keterangan bahwa penerbangan bernomor JT-311 yang melayani Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor (BDJ) menuju Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB) telah dijalankan sesuai prosedur.

Terkait kejadian itu, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Kamis (6/12/2018) melalui rilis yang diteruskan oleh Area Manager Lion Air Kalsel Agung Purnama kepada reporter banjarmasinpost.co.id, Lion Air mengimbau kepada seluruh pelanggan dan masyarakat, berdasarkan prosedur layanan penerbangan, harap memberikan informasi secara rinci/ jelas/ sesuai keadaan sebenarnya kepada petugas layanan darat.

"Ketika proses pelaporan diri di counter check-in jika sedang hamil, sakit berat menular atau tidak
menular atau memiliki kondisi khusus yang dapat membahayakan diri sendiri dan mengganggu kenyamanan penumpang lain saat melakukan perjalanan udara," katanya.

Kondisi kesehatan pada umumnya tidak memerlukan surat izin medis, namun untuk beberapa keadaan tertentu mewajibkan setiap pelanggan mempunyai surat izin medis sebelum penerbangan dengan menunjukkan dan melampirkan surat keterangan kelaikan terbang (fitness for air travel/ medical information) dari Kantor Kesehatan Pelabuhan serta menandatangai surat pernyataan. Hal ini sesuai ketentuan pengangkutan penumpang dalam kategori sakit.
(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved