Penumpang Pesawat Kritis

Lion Air berduka, Penumpang Kritis Bernama Jatim Meninggal di RS Dr Soetomo

Petugas layanan darat juga memfasilitasi penumpang berdasarkan permintaan bagi yang memerlukan peralatan tertentu, salah satunya kursi roda.

Lion Air berduka, Penumpang Kritis Bernama Jatim Meninggal di RS Dr Soetomo
Istimewa/Humas Lion Air
Evakuasi penumpang kritis turun dari pesawat Lion Air di Bandara Juanda Surabaya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU- Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Kamis (6/12/2018) melalui rilis yang diteruskan oleh Area Manager Lion Air Kalsel Agung Purnama mengatajan saat check-in, tidak terdapat penumpang yang melaporkan dalam keadaan sakit atau memiliki riwayat sakit.

Petugas layanan darat juga memfasilitasi penumpang berdasarkan permintaan bagi yang memerlukan peralatan tertentu, salah satunya kursi roda.

Lion Air penerbangan JT-311 berangkat pukul 05.19 WITA dan sudah mendarat di Juanda pukul 06.20 WIB pada Rabu (05/ 11/2018).

Kronologisnya, bahwa dalam JT-311 terdapat seorang penumpang laki-laki atas nama Jatim yang sesuai boarding pass duduk di nomor kursi 3A dengan kondisi segera membutuhkan pertolongan sekitar 20 menit pesawat akan mendarat.

Baca: Polisi Tegaskan Video Viral Cewek Remaja Hajar Cewek Remaja Terjadi di Banjarbaru

Baca: BREAKING NEWS : Cewek Remaja Hajar Cewek Remaja, Diduga Di Banjarbaru Warganet Heboh

Baca: Bilik Asmara Bertarif Rp 650 Ribu Dikelola Suami Inneke Koesherawati, Jaksa KPK : Istimewa

Baca: Sudah Jadi Istri Irwan Mussry, Maia Estianty Sebut Pelakor Depan Dul Jaelani, Untuk Mulan Jameela?

"Informasi tersebut disampaikan oleh pendamping kepada awak kabin yang bertugas bagian depan.
Awak kabin melakukan tindakan yaitu mengumumkan kebutuhan tenaga medis jika ada penumpang lain yang berprofesi sebagai dokter," ucap Danang.

Salah satu penumpang sebagai dokter yakni Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal dan Hipertensi asal Kalsel Dr. M. Rudiansyah, MKes, SpPD-KGH menunjukkan identitas resmi,
langsung berkoordinasi bersama awak kabin, kemudian memberikan pertolongan menurut standar penanganan dan prosedur menggunakan fasilitas yang berada di pesawat.

Pada pukul 05.50 pilot menginformasikan melalui radio bahwa di pesawat terdapat salah satu penumpang dalam keadaan sakit dan membutuhkan ambulance ketika mendarat.

Koordinasi yang cepat dan tepat antara kru pesawat bersama petugas layanan di darat Lion Air (ground handling staff), tim medis dan petugas keamanan (aviation security) proses penanganan dijalankan berdasarkan standar pelayanan, penumpang tersebut segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan medis serta penanganan lebih lanjut.

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Link Live Streaming iNews TV Semifinal Piala AFF 2018 Timnas Vietnam Vs Filipina

Baca: Ustadz Yusuf Mansur Tunjukkan Pay Tren Jadi Sponsor Klub Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk

Baca: Selain Kelola Bilik Asmara Bertarif 650 Ribu, Suami Inneke Koesherawati Miliki 2 Asisten di Lapas

Baca: Mulan Jameela Akhirnya Buka Suara Terkait Kasus Ahmad Dhani, Akui Rasakan Ini

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan perawatan di Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya, penumpang dimaksud dikabarkan telah meninggal dunia" katanya.

Danang mengatakan, Lion Air mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Jatim.

"Lion Air bekerjasama dengan berbagai pihak terkait dalam memberikan layanan yang terbaik. Penanganan penumpang tersebut tidak berdampak terhadap operasional penerbangan," katanya.
(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved