Penjual Blangko E-KTP Secara Online Diungkap Kemendagri, Tjahjo Kumolo : Anak Kepala Dinas

Penjual Blangko E-KTP Secara Online Diungkap Kemendagri, Tjahjo Kumolo : Anak Kepala Dinas

Penjual Blangko E-KTP Secara Online Diungkap Kemendagri, Tjahjo Kumolo : Anak Kepala Dinas
(Kompas)
Blangko KTP elektronik yang diperoleh dari transaksi dalam jaringan, yakni melalui Tokopedia. Blangko itu pun teridentifikasi telah dilakukan personalisasi, salah satu tahap proses pencetakan data di dalam chip KTP-el. Per Jumat (30/11/2018), Tokopedia telah menindak lanjuti penjual itu setelah menerima laporan Kompas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pelaku penjual blangko Kartu Tanda Penduduk elektronik ( e-KTP) yang beredar dan diperjualbelikan di pasaran merupakan tindakan kriminal sudah diungkap Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri ).

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menjelaskan bahwa pelaku mencuri blangko tersebut dari ayahnya, yang merupakan Kepala Dinas Dukcapil di Lampung.

Setelah itu, 10 blangko yang ia ambil kemudian dijual melalui platform e-dagang. "Setelah kita lacak, baik di toko online-nya, termasuk orangnya ketemu.

Bahwa si anak yang menjual ini mencuri blanko e-KTP punya ayahnya, ayahnya yang kebetulan Kepala Dinas Dukcapil di Lampung. Dia ambil 10 kemudian dia jual," ungkapnya.

Baca: Kondisi Istri Zumi Zola Berbalik 180 Derajat Jelang Vonis Pengadilan, Jualan Jilbab?

Baca: Tak Hanya Sekali, Gisella Anastasia Berkali-kali Minta Cerai ke Gading Marten, Cris : Lebih Sekali

Baca: Bilik Asmara Bertarif Rp 650 Ribu Dikelola Suami Inneke Koesherawati, Jaksa KPK : Istimewa

Baca: Penjelasan Tedjo Edhy Soal Dukungan Pilpres 2019 Dari Jokowi-Maruf ke Prabowo di Mata Najwa

Tjahjo menuturkan, kasus itu sudah dilaporkan ke pihak kepolisian. Kemudian, baik ayah dan anak tersebut sudah ditangkap.

Saat ini, kasus tersebut sudah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan penyelidikan.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan Tjahjo pun membantah data terkait e-KTP jebol akibat aksi itu.

"Jadi kalau terkait dengan data sampai jebol tidak ada. Murni kejahatan," ujar Tjahjo saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Tjahjo menegaskan hal itu adalah murni tindakan penipuan dan pencurian. Menurutnya, pelaku yang menjual secara online juga telah ditemukan.

Baca: Edy Rahmayadi Paparan di Depan Presiden Jokowi, Ketum PSSI : Tolong Jangan Bully Lagi Saya

Baca: Di Mata Najwa, Ferdinand Hutahaean Ungkap Alasan Tak Dukung Jokowi-Maruf Amin di Pilpres 2019

Baca: Kisah Pemain Asing yang Ingin Pukul Wasit Laga PSMS Medan vs PS Tira Liga 1 2018, Berkata Kasar

Sesuai dengan Pasal 96 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, perbuatan tersebut merupakan tindakan pidana.

Ancaman hukumannya berupa pidana penjara paling lama 10 Tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mendagri: Penjual Blangko E-KTP secara Online adalah Anak Kadis Dukcapil Lampung"

Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved