Berita Banjarbaru

Peringati Hari Disabilas Internasional, Siswa Autis Ini Lancar Pidato Bahasa Inggris

Aqsa tampil lancar berbahasa Inggris. Bocah berkulit putih itu memang merupakan anak yang paling mahir berbahasa Inggris di SLB C Negeri Pembina.

Peringati Hari Disabilas Internasional, Siswa Autis Ini Lancar Pidato Bahasa Inggris
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Aqsa pidato bahasa Inggris didampingi kepsek SLB C Negeri Pembina Hj Rosita Sari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dengan lihai Aqsa tampil dihadapan umum berpidato. Penderita autis yang juga siswa SD LB SLBC Negeri Pembina Banjarbaru Kalsel ini berpidato dalam bahasa Inggris.

Aqsa tampil lancar berbahasa Inggris. Bocah berkulit putih itu diketahui memang merupakan anak yang paling mahir berbahasa Inggris di SLB C Negeri Pembina.

Ia dipilih tampil membawakan pidato dalam Bahasa Inggris dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional karena kemampuannya yang sudah lebih baik dari murid lain.

"Dia memang kita pilih tampil berpidato bahasa Inggris karena dia memang berpotensi, jadi terus kita asah dan akhirnya dia mampu," jelas Kepala Sekolah SLB C Negeri Pembina Kalsel, Rosita Sari, Kamis (06/12/2018).

Baca: Gading Marten Ingin Segera Cerai, Gisel Malah Bilang Mana Bisa, Ternyata Ini Masalahnya

Baca: Bantahan Roy Marten ke Mbah Mijan, Usai Gading Ingin Cepat Cerai dari Gisel, Dewi Sandra Ikut Bicara

Sebut Rosita hari Disabilas adalah hari yang ditunggu-tunggu penyandang disabilitas. Berbeda dengan pelajar sekolah umum, di sekolah SLB peringatan ulangtahun sekolah diganti dengan hari disabilitas.

Dalam peringatan hari disabilitas kali itu ada 11 SLB di Kalsel dan sembilan sekolah inklusi turut bergabung. Peringatan hari disabilitas untuk kalangan pelajar sebut Rosita memang difokuskan di SLBC Negeri Pembina Kalsel.

"Di hari ini mereka bebas berkreasi dan berimajinasi dan menampilkan bakat mereka. Kita sengaja mengadakan kegiatan seperti ini agar anak melihat dari action temannya dan akan mengikuti dengan memiliki potensi masing-masing," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Tak hanya memamerkan bakat akting dalam teater, menyanyi dan menari. Hasil karya siswa SLB dan sekolah inklusi juga diikutkan dalam kegiatan karnaval pakaian limbah daur ulang.

Baca: 8 Kesamaan Dua Pria di Hidup Maia Estianty, Ahmad Dhani dan Irwan Mussry Ayah Al Ghazali El Rumi Dul

Baca: Survei : Isu Pilpres 2019 Terkait Prabowo-Sandiaga Uno Justru Untungkan Jokowi-Maruf Amin

Anak disabilitas dari seluruh wilayah di Kalsel turut menyemarakkan karnaval pakaian daur ulang.

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor mengatakan Pemprov Kalsel melalui Disdikbud akan terus memberikan dukungan terbaik bagi sekolah. Tak hanya sekolah umum, namun juga sekolah pendidikan khusus.

Ia juga berpesan agar guru terus belajar dan mengasah kemampuan diri agar bisa menjadi guru yang profesional.

"Guru tak hanya mengerti cara mendidik tapi juga harus mengerti psikologis anak jadi bagi para guru terus belajar dan kuasai materi," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved