Berita Internasional

Pesawat Terbang Jatuh dan Tabrak Tembok Lalu Meledak di Florida, Pilot dan Penumpang Tewas di TKP

Dua orang, yakni pilot pesawat terbang dan seorang penumpang, dilaporkan tewas di lokasi kejadian

Pesawat Terbang Jatuh dan Tabrak Tembok Lalu Meledak di Florida, Pilot dan Penumpang Tewas di TKP
SUN SENTINEL / COURTESY OF H&J ELECTRONICS INTERNATIONAL
Saat pesawat terbang ringan Cessna 335 meluncur dan menabrak tembok gedung kemudian meledak dalam kecelakaan di Fort Lauderdale, Florida, Sabtu (1/12/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, FORT LAUDERDALE - Sebuah pesawat terbang ringan jatuh dan menabrak tembok gedung, sebelum akhirnya meledak dalam insiden yang terjadi di Florida, pada Sabtu (1/12/2018).

Dua orang, yakni pilot pesawat terbang dan seorang penumpang, dilaporkan tewas di lokasi kejadian sebelum sempat keluar dari badan pesawat yang terbakar.

Dilansir dari Fox News, insiden tersebut sempat terekam CCTV di luar gedung di Fort Lauderdale.

Baca: BREAKING NEWS - Ketegangan di Pesawat Lion Air, Mau Landing di Surabaya Tiba-tiba Penumpang Kritis

Dalam rekaman terlihat saat pesawat meluncur di jalan dan menabrak tembok gedung, sebelum kemudian meledak dan terbakar.

Sesaat kemudian, orang-orang mulai berlarian keluar dari dalam gedung, termasuk sejumlah anak-anak.

Baca: Sudah Jadi Istri Irwan Mussry, Maia Estianty Sebut Pelakor Depan Dul Jaelani, Untuk Mulan Jameela?

Pesawat jenis Cessna 335 tersebut diketahui diterbangkan oleh Eladio Marquez (51), asal New Jersey, yang menjadi salah satu korban tewas.

Satu korban lainnya adalah penumpang pesawat yang belum diidentifikasi.

Menurut Departemen Penerbangan Federal (FAA) pesawat tersebut jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Eksekutif Fort Lauderdale.

Pesawat tersebut meluncur dan menabrak tembok gedung, di mana salah satunya terdapat pusat terapi anak autisme.

Baca: VIRAL - Nenek 10 Cucu Ini Dinikahi Pemuda 24 Tahun di Palangkaraya, Videonya Beredar di WA

Sementara disampaikan Ketua Batalion Pemadam Kebakaran Fort Lauderdale, Stephen Gollan, lima orang anak dan delapan instruktur yang berada di dalam pusat terapi saat insiden terjadi, semuanya dapat menyelamatkan diri.

"Satu orang instruktur sempat mendapat perawatan karena luka ringan, namun tidak sampai harus dirawat di rumah sakit dan sudah langsung dipulangkan," kata Gollan kepada stasiun televisi setempat.

Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan oleh Badan Keamanan Transportasi Nasional.

Sementara identitas penumpang pesawat yang turut menjadi korban tewas masih dalam investigasi petugas.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved