Bilik Asmara di LP Sukamiskin

Selain Kelola Bilik Asmara Bertarif 650 Ribu, Suami Inneke Koesherawati Miliki 2 Asisten di Lapas

Selain Kelola Bilik Asmara Bertarif 650 Ribu, Suami Inneke Koesherawati Miliki 2 Asisten di Lapas

Selain Kelola Bilik Asmara Bertarif 650 Ribu, Suami Inneke Koesherawati Miliki 2 Asisten di Lapas
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia Fahmi Darmawansyah yang juga suami artis Inneke Koesherawati keluar dari gedung KPK memakai rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan, di Jakarta, Jumat (23/12/2016). Fahmi Darmawansyah ditahan setelah menyerahkan diri terkait dugaan kasus suap pengadaan lima unit alat satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Terungkapnya aksi suami Inneke Koesherawati, terpidana kasus suap pejabat Bakamla, Fahmi Darmawansyah yang mengelola bilik asmara bertarif Rp 650 ribu di Lapas Sukamiskin, menguak keistimewaan lain yang didapat.

Dalam kasus suap pejabat Bakamla, suami Inneke Koeherawati Fahmi dipidana 2 tahun 8 bulan sejak Juni 2017.

Pada sidang pembacaan surat dakwaan oleh jaksa untuk terdakwa Wahid Husen di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (5/12/2018) terungkap, suami Inneke Koesherawati Fahmi Darmawansyah diberikan fasilitas istimewa.

Kamar Istimewa Untuk Suami Inneke Koeherawati

Baca: Bilik Asmara Bertarif Rp 650 Ribu Dikelola Suami Inneke Koesherawati, Jaksa KPK : Istimewa

Baca: Artis & Model Seksi Ini Berminat Gunakan Bilik Asmara di Lapas Seperti Inneke Koesherawati

Baca: Jawaban Kalapas Sukamiskin Soal Adanya Bilik Asmara Bertarif Rp 650 Ribu yang Dikelola Napi

Baca: Kalapas Dapat Imbalan Dari Suami Inneke Koesherawati yang Kelola Bilik Asmara Bertarif Rp 650 Ribu

"Kamar yang ditempati Fahmi dilengkapi berbagai fasilitas di luar standar kamar lapas. Antara lain dilengkapi televisi berikut jaringan TV kabel, AC, kulkas kecil, tempat tidur spring bed, furniture dan dekorasi interior High Pressure Laminated (HPL). Fahmi juga diperbolehkan menggunakan telepon genggam (HP) selama di dalam Lapas," ujar Kresno Anto Wibowo, jaksa KPK.

Miliki 2 Asisten Pribadi

‎Menurut jaksa, Fahmi memiliki seorang asisten bernama Andri Rahmat yang juga terdakwa dalam kasus ini di berkas terpisah. Andri Rahmat merupakan terpidana kasus pembunuhan yang divonis 17 tahun penjara. Selain Andri, Fahmi juga didampingi asisten lainnya, seorang terpidana bernama Aldi Rahmat.

"Oleh Fahmi, masing-masing asisten digaji Rp 1,5 juta per bulan‎. Terdakwa selaku Kalapas Sukamiskin mengetahui berbagai fasilitas yang diperoleh Fahmi namun terdakwa membiarkan hal tersebut terus berlangsung. Bahkan Fahmi dan Andri diberikan kepercayaan untuk berbisnis mengelola kebutuhan para warga binaan di Lapas Sukamiskin, seperti jasa merenovasi kamar (sel) dan jasa pembuatan saung," ujar dia.

Bangun Bilik Asmara

Halaman
12
Editor: Restudia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved