Berita Banjarmasin

Ada Hibah 3 Mobil Pusling untuk Kabupaten, Bunda Nunung: Harus Jemput Bola ke Lapangan

Kalimantan Selatan kembali mendapatkan hibah mobil perpustakaan keliling (pusling) dari Perpustakaan Nasional.

Ada Hibah 3 Mobil Pusling untuk Kabupaten, Bunda Nunung: Harus Jemput Bola ke Lapangan
Dinas Perpustakaan untuk banjarmasinpost.co.id
Mobil perpustakaan keliling (pusling) saat dijejali anak sekolah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kalimantan Selatan kembali mendapatkan hibah mobil perpustakaan keliling (pusling) dari Perpustakaan Nasional.

Menurut Kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusip) Kalimantan Selatan Hj Nurliani Dardie, dua dari tiga mobil pusling ini diperuntukkan untuk dinas perpustakaan di kabupaten.

"Alhamdulillah sudah dapat kepastian, tahun ini kita kembali mendapatkan hibah mobil pusling. Satu akan diperuntukkan untuk Dispusip Kalsel, dua lagi masing-masing untuk Dispusip Kabupaten Banjar dan Kabupaten Hulu Sungai Utara," kata Bunda Nunung, sapaan akrabnya.

Perhatian Perpustakaan Nasional ke Kalsel sendiri kata Bunda Nunung sangat baik, khususnya dalam pengadaan mobil perpustakaan keliling.

Baca: Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC Vs Bali United Liga 1, Peluang Bhayangkara FC Geser Persib

"Tahun lalu kita juga kebagian tiga, untuk Kabupaten HSS, Balangan dan Tanah Bumbu. Karena memang kebutuhan untuk menjangkau daerah terpencil khususnya cukup besar," kata dia.

Baca: Nia Ramadhani Difoto dengan Kosmetik Palsu Derma Skin Care Lalu Dibayar Segini, Via Vallen & Nella?

Yang utama, kata dia sesuai tujuan Perpustakaan Nasional, agar mobil Pusling bisa dipergunakan untuk menjangkau titik layanan yang semakin luas.

Baca: Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs PSIS Semarang Liga 1 2018 Pekan Terakhir Live Indosiar

"Harus jemput bola, mana yang perlu bacaan, kita datangi. Mau jauh dan terpencil sekalipun, harus bisa dijangkau," pesannya.

Dia mengatakan, pihaknya akan selalu support jika ada kabupaten/kota yang membutuhkan mobil Pusling.

"Dinas perspustakaan di kabupaten/kota harus menyiapkan tenaga dan biaya operasional pustling. Jangan nanti mobilnya sudah ada, karena alasan terbatasnya tenaga atau biaya operasional, jadi sia-sia mobil puslingnya. Kan sayang pemanfaatannya jadi kurang, padahal yang mau membaca lewat pusling banyak terutama di daerah pelosok," kata dia.

(banjarmasinpost.co.id/rahmadhani)

Penulis: Rahmadhani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved