SNMPTN 2019

Beralasan ini, Pemerintah Menurunkan Presentasi Alokasi SNMPTN 2019

SELEKSI Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)/Jalur Undangan tahun 2019 berbeda dengan tahun 2018.

Beralasan ini, Pemerintah Menurunkan Presentasi Alokasi SNMPTN 2019
BPost Cetak
bpost cetak edisi Jumat (7/12/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - SELEKSI Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)/Jalur Undangan tahun 2019 berbeda dengan tahun 2018.

Salah satu perbedaannya, pemerintah menurunkan presentase alokasi SNMPTN/ Jalur undangan, dari 30 persen pada tahun 2018 menjadi 20 persen pada tahun 2019.

Penurunan presentase ini bukan tanpa alasan.

“Diduga ada sekolah bermain curang dengan mengatur nilai siswa dalam raport. Kemudian siswa tersebut diluluskan melalui jalur undangan,” kata Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Prof Alim Bahcri.

Alim mengatakan, kecurangan ini tidak terjadi di Kalsel.

Baca: Fakta-fakta Kondisi Istri Zumi Zola yang Terungkap Sebelum dan Sesudah Sidang Vonis 6 Tahun

Baca: 6 Fakta Bilik Asmara Bertarif Rp 650 Ribu yang Dikelola Suami Inneke Koesherawati, Jejak 3 Koruptor

Baca: Fakta-fakta Video Viral Cewek Remaja Hajar Cewek Remaja, Mulai Jambak, Seret dan Keterangan Polisi

Baca: Kisah Playboy Kampus yang Kencani 6 Mahasiswi & Berakhir di Penjara Karena Sebar Foto Bugil Pacar

“Untungnya mengatur nilai raport tersebut terjadi di provinsi lain dan bukan di Kalsel. Saya yakin di Kalsel tidak ada," ujarnya.

Alasan lainnya, kata Alim, pemerintah menginginkan masuk perguruan tinggi lebih kompetitif.

"Kan jadinya makin kompetitif di SBMPTN, makin bagus menurut saya," ujarnya.

Salah seorang peserta Forum Sosialisasi SNMPTN di Aula Rektorat ULM, Ali, mempertanyakan kebijakan penurunan dikaitkan dengan adanya nilai raport.

“Kalau tidak percaya dengan nilai raport, mengapa SNMPTN/ Jalur undangan masih menggunakan raport sebagai penilaiannya. Ya, kalau tidak percaya kan harusnya pusat yang mengubah jangan pakai raport lagi," tanya Ali.

Tahun 2019 ini persentase SNMPTN/Jalur Undangan sebanyak 20 persen, persentase Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) minimal 40 persen, dan persentase Seleksi Mandiri sebanyak 30 persen.

Hal ini turun dari tahun 2018 lalu, dimana formulasi kuotanya untuk SNMPTN paling sedikit 30 persen, SBMPTN paling sedikit 30 persen, dan Seleksi Mandiri paling banyak 30 persen.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved