Berita Kotabaru

Proyek Siringlaut, TP4D Tunggu Hasil Pemeriksaan Tim APIP

Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) melakukan pemeriksaan hasil pelaksanaan pekerjaan proyek lantai pelat beton Siringlaut

Proyek Siringlaut, TP4D Tunggu Hasil Pemeriksaan Tim APIP
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Tim TP4D saat melakukan pemeriksaan hasil pekerjaan protek lantai pelat beton Siringlaut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) melakukan pemeriksaan hasil pelaksanaan pekerjaan proyek lantai pelat beton Siringlaut.

Ketua TP4D yang juga Kasi Intelijen Kejari Kotabaru Agung Nugroho mengatakan, kesimpulan hasil pemeriksaan penyerahan hasil pekerjaan Siringlaut sudah dinyatakan 100 persen.

Namun menurut Agung, pihaknya masih menunggu hasil audit tim aparat pengawal internal pemerintah (APIP) terdiri atas inspektorat, BPK dan BPKP.

Hal itu merupakan bagian review untuk mengetahui dari sisi volume dan lainnya apakah sudah sesuai spesifikasi.

"Ini untuk menghindari adanya kerugian negara. Karena takutnya nanti sebelum dibayar, tapi ternyata tidak dikerjakan 100 persen. Misal 99 atau 98 persen," ujar Agung kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (7/12/2018).

Baca: Sikap Airin Rachmi Diany Saat Jaksa KPK Ungkap Suaminya Menginap dengan Wanita Lain di Lapas

Baca: Dugaan Penyebab Cewek Remaja Hajar Cewek Remaja Diungkap Warganet, Begini Kisahnya

Baca: Kemenag Umumkan Hasil Tes SKD Minggu Depan, Cek Link Resmi Serta Persiapan Tes SKB CPNS 2018

Baca: Kisi-Kisi Soal Tes SKB CPNS 2018 Dibocorkan BKN, Simak di Sini Usai Ketahui Hasil Tes SKD

Baca: Gisella Anastasia Nyaris Nangis Gara-Gara Boy William, Ini Komentar Gading Marten

Meski demikian, Agung memastikan hasil pemeriksaan di lapangan spesifikasi pekerjaan sudah sesuai. Walau hasil kubus dilakukan konsultan pengawas dari Balai ada kualitas beton yang kurang, standar K250 tapi hanya K245 paling rendah.

Namun untuk kualitas beton banyak tersebut juga ada melebihi atau di atas K250, misal K260 bahkan hingga K300.

"Hasil dari hammer test memang ada yang turun. Spesfikasi beton sudah masuk. Kalau untuk volume lebar panjang malah lebih dari rencana anggaran biaya (RAB). Tapi bisa tanyakan juga ke pejabat pembuat komitmen (PPK)," kata Agung.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru Khairia Anshari, mengakui untuk volume pekerjaan telah melebihi RAB.

"Lagian tidak mungkin PPHP, kalau pekerjaan tidak 100 persen," ucap Kharian kepada banjarmasinpost.co.id ditemui di lapangan.

Meski demikian, pihaknya tetap menunggu hasil audit dilakukan dari tim APIP.

"Bahkan kami sudah bersurat ke tim independen dan punya kewenangan. Ya, kalau nantinya ada kelebihan pembayaran dikembalikan," tandas Khairian.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved