Berita Kabupaten Banjar

Tunjangan Sertifikasi Guru Honor Madrasah Dijanjikan Rabu Proses Pencairan

Kementerian Agama Kantor Kabupaten Banjar mengundang semua guru honor sertifikasi yang belum mendapatkan tunjangannya, baik yang inpassing

Tunjangan Sertifikasi Guru Honor Madrasah Dijanjikan Rabu Proses Pencairan
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Pertemuan di aula Kementerian Agama Kantor Kabupaten Banjar dihadiri guru honor sertifikasi, Jumat (7/12). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kementerian Agama Kantor Kabupaten Banjar mengundang semua guru honor sertifikasi yang belum mendapatkan tunjangannya, baik yang inpassing maupun non inpassing sebanyak 207 orang, Jumat (7/12) di aula kantor.

Dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel, Fajriannor Subhi, Kepala Kemenag Kantor Kabupaten Banjar, H Izzuddin didampingi Kasie Pendidikan Madrasah, H Saman Hudi menjanjikan akan memroses pencairan Rabu (12/12) mendatang.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel, Fajriannor Subhi mengatakan, duit yang akan dibayarkan sebenarnya ada, tetapi ada revisi-revisi dalam anggaran agar bisa dicairkan.
Rencana Rabu akan mengajukan ke KPPN agar bisa dicairkan sembari menunggu revisi anggaran dari pusat.

Dia menegaskan, Kementerian Agama tetap mengalokasikan tunjangan sertifikasi untuk guru honor, jika tidak terbayarkan di 2018 ini maka tidaklah hangus, melainkan akan dibayarkan pada 2019 mendatang.
Kembali ditegaskannya, anggaran bukanlah habis.

Baca: Putri Pendiri Huawei Ditangkap Polisi Kanada atas Permintaan AS, Terkait Iran?

Baca: Sambil Umrah, Via Vallen Bagi-bagi Alquran dari Madinah

Baca: 6 Fakta Bilik Asmara Bertarif Rp 650 Ribu yang Dikelola Suami Inneke Koesherawati, Jejak 3 Koruptor

Baca: Fakta-fakta Video Viral Cewek Remaja Hajar Cewek Remaja, Mulai Jambak, Seret dan Keterangan Polisi

"Kesalahan dalam penulisan akun, baru diketahui saat mengajukan proses pencairan pada Juli lalu, karena ditolak oleh KPPN dan diminta untuk merevisi. Hanya saja pada tahun ini hanya diberikan kesempatan melakukan empat kali revisi tidak seperti tahun lalu yang bisa 25 kali revisi, maka proses itulah kendalanya. Terlebih jika dari pusat juga melakukan revisi anggaran, maka menunggu terlebih dulu," katanya.

Diakuinya, kondisi ini hanya terjadi di Kabupaten Banjar, sedangkan untuk kabupaten-kabupaten lainnya sepengetahuannya tidak ada masalah dalam pencairan tunjangan sertifikasi guru honor.

Dirinya meminta para guru honor tetap bersabar dan bekerja seperti biasa, karena dipastikannya pasti akan dibayar.

Kepala Seksi Pendidikan Agama Kemenag Kantor Kabupaten Banjar, Saman Hudi mengatakan, jumlah guru honor sertifikasi di Kabupaten Banjar sebanyak 207 orang dan besaran tunjangan sertifikasi berbeda-beda, untuk non inpassing sebesar Rp 1,5 juta per bulan dan inpassing menyesuaikan dengan masa kerja atau penyetaraan.

Tunjangan belum dibayarkan untuk guru honor di madrasah tsanawiyah selama tujuh bulan dan madrasah aliyah dan madrasah ibtidaiyah selama enam bulan.

Dirinya pun meralat pernyataan Kepala Kemenag Kantor Wilayah Kabupaten Banjar, H Izzudin saat dikonfirmasi pada Kamis (6/12) menyebutkan anggaran habis dan tidak mencukupi untuk membayar semua tunjangan sertfikasi guru honor.

Halaman
123
Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved