Berita Kotabaru

Kotabaru Krisis Air Bersih, Kediaman Bupati Pun Ledeng Macet, PDAM Setop Layanan Ini

Meski beberapa kali diguyur hujan deras, wilayah Kabupaten Kotabaru khususnya di Kecamatan Pulaulaut Utara masih mengalami krisis air bersih

Kotabaru Krisis Air Bersih, Kediaman Bupati Pun Ledeng Macet, PDAM Setop Layanan Ini
helriansyah
PDAM Kotabaru menyetop total layanan distribusi air bersih melalui perpipaan, dampak kritisnya kondisi stok air baku di embung Gunung Tirawan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Meski beberapa kali diguyur hujan deras, wilayah Kabupaten Kotabaru khususnya di Kecamatan Pulaulaut Utara masih mengalami krisis air bersih. Bahkan kediaman Bupati Kotabaru pun terimbas.

Bukti masyarakat Kotabaru masih digelayuti krisis air bersih di tengah transisi musim, terlebih masyarakat pelanggan di wilayah layanan instalasi pengolahan air (IPA) Embung Gunung Tirawan.

Seperti di antaranya pelanggan di wilayah jalan Hasanudin, Nelayan, Perumnas Batusalira, dan beberapa daerah lainnya mulai hari ini PDAM menyetop layanan di wilayah tersebut.

Baca: Cek 3 Poin Penting di Tes SKB CPNS 2018, Kisi-Kisi Soal Tes SKB dan Jabatan yang Dilamar

Disebabkan stok air baku embung Tirawan terus kritis, sehingga saat ini tidak mungkin lagi dipompa.

"Kondisinya tidak mungkin lagi dipomda, karena filternya sudah gantung," kata Humas PDAM Kotabaru Syarwani kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (8/12/2018).

Maka dari itu dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Syarwani menegaskan, kritisnya stok baku bukan saja layanan distribusi terganggu. Tapi pendistribusian melalui perpipaan disetop total.

"Ya, termasuk rumah kediaman bupati di jalan Hasanuddin. Dan, akan disuplai menggunakan mobil tanki," terang Syarwani

Baca: Kisi-kisi Seleksi SKB CPNS 2018 Bisa Download di Link Ini! Pahami 2 Jenis Jabatan atau Formasi

Terpisah, Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah mengakui, pihaknya mulai hari ini menghentikan layanan distribusi air melalui perpipaan masyarakat pelanggan layanan embung Gunung Tirawan.

Diakui hujan beberapa kali mengguyur wilayah Kotabaru, namun tidak terdampak ke titik-titik daerah tampungan menjadi stok air baku. Selain bagian hulu air baku embung Tirawan masih kering.

Sementara satu-satunya solusi membantu memenuhi kebutuhan air bersih bagi wilayah masih terdampak kekeringan, selain membantu suplai melalui IPA Gunung Rely.

Baca: Download Kisi-Kisi Soal Tes SKB CPNS 2018 di Sini, Pahami Tes CAT dan Tes Wawancara Kewarganegaraan

Upaya lain dengan mengoptimalkan layanan melalui penggunaan armada mobil tanki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan unit tanki PDAM.

Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi Bandara Gusti Sjamsir Alam, Stagen Kotabaru Cucu Kusmayancu mengatakan, berdasar data curah hujan. Saat ini Kotabaru sudah memasuki musim penghujan.

Namun dalam 10 hari terakhir potensi hujan kurang dari 50 milimeter artinya, meski dalam 10 hari tersebut hujannya kurang dibanding normalnya.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved