Tajuk

‘Melawan’ Bencana

Peristiwa terbaru adalah di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru yang sempat sebagian tergenang, Kamis (6/12) malam.

‘Melawan’ Bencana
HO/BPBD Banjarbaru
Banjir Cempaka - Akibat turun hujan, sejak sore kawasan Cempaka Banjarbaru sudah banjir bahkan hingga Kamis (6/12/2018) malam ini. 

Dalam sepekan terakhir, cuaca di Kalimantan Selatan cenderung ekstrem. Hujan turun dengan intesitas tinggi. Sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan mulai merasakan dampaknya. Di beberapa wilayah pun terendam, terutama di daerah yang memang langganan banjir di musim penghujan.

Peristiwa terbaru adalah di Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru yang sempat sebagian tergenang, Kamis (6/12) malam. Puluhan rumah terkena dampak peninggian muka air di sekitarnya.

Sehari sebelumnya, di Desa Bahandang, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala dihantam puting beliung, Rabu (5//12) sore. Tak kurang lima rumah rusak dan 11 jiwa kehilangan tempat tinggal akibat bencana ini.

Banjir dan puting beliung adalah dua dampak paling nyata tiap kali Kalimantan Selatan memasuki musim penghujan. Namun, sampai saat ini, banjir dan puting beliung masih dilihat sebagai bencana yang ditangani baru setelah kejadian, bukan dimasukkan skala prioritas rancangan program berkelanjutan.

Belum terlihat nyata program-program baik dari pemkab, pemko maupun pemprov yang dirancang dari hulu ke hilir untuk penanggulangan bencana banjir dan puting beliung. Kalaupun ada, hanya sporadis dilakukan pemerintah daerah setempat. Padahal, bencana banjir dan puting beliung cenderung meluas tiap tahunnya.
Banjir yang biasa hanya terjadi di kawasan Banua Anam dan dan pesisir Kalsel, kini juga dialami Kota Banjarbaru. Demikian pula puting beliung yang biasanya menyasar Kabupaten Banjar dan Tanahlaut, sekarang juga dialami Kabupaten Batola.

Perluasan titik bencana banjir dan puting beliung ini harus diwaspadai. Pasalnya bisa jadi kian meluas karena musim hujan masih panjang. Dampak intensitas hujan yang tinggi dan merata di seluruh wijayah Kalimantan Selatan masih akan terasa hingga beberapa bulan ke depan.

Sudah saatnya pemerintah daerah baik pemprov dan pemkab serta pemko merancang satu program bersama dalam penanggulangan banjir dan bencana alam lainnya, termasuk puting beliung. Program harus meliputi perlakuan prabencana hingga pascabencana. Selain itu, program bersama harus dalam bentuk kesepakatan yang wajib dilaksanakan seluruh stakeholder, dari pemerintahan provinsi hingga pemerintahan di kabupaten kota. Kalau memungkinkan, program dibikinkan peraturan daerahnya agar jadi landasan hukum yang kuat.

Tapi, terlepas dari bencana ada yang bisa diprediksi maupun tidak, alangkah lebih baik melakukan pencegahan bencana sebelum terjadi bencana. Dengan kata lain, ‘Melawan’ Bencana bukan pasrah menunggu bencana. (*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved