Kriminalitas Hulu Sungai Utara

Polres HSU Ungkap Kasus Curanmor Hampir Setahun Lalu, Begini Kronologinya

Unit Jatanras Polres HSU dan Unit Reskrim Polsek Amuntai Utara berhasil mengungkap kasus curanmor yang terjadi di awal Januari 2018.

Polres HSU Ungkap Kasus Curanmor Hampir Setahun Lalu, Begini Kronologinya
Humas Polres HSU
Unit Jatanras Polres HSU dan Unit Reskrim Polsek Amuntai Utara berhasil mengungkap kasus curanmor yang terjadi di awal Januari 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Unit Jatanras Polres HSU dan Unit Reskrim Amuntai Utara'>Polsek Amuntai Utara berhasil mengungkap kasus curanmor yang terjadi di awal Januari 2018.

Informasi didapatkan, kasus curanmor ini terjadi pada hari Kamis (4/1/2018) sekitar pukul 10.00 wita dengan korban Ahmad Maulana warga Desa Air Tawar RT 02 Kecamatan Amuntai Utara.

Adapun tempat kejadiannya di Desa Tayur RT 01 Kecamatan Amuntai Utara tepatnya di halaman depan rumah warga Saimisda.

Mewakili Kapolres HSU, Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Ipda Rianda kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (8/12/2018) membenarkan bahwa pelaku kasus curanmor ini baru terungkap.

Baca: Kisi-kisi Seleksi SKB CPNS 2018 Bisa Download di Link Ini! Pahami 2 Jenis Jabatan atau Formasi

Sebelumnya ia menceritakan, kejadian ini berawal pada hari Kamis (4/1/2018) 10.00 wita, di Desa Tayur RT 01 Kecamatan Amuntai Utara, tepatnya halaman depan rumah Saimisda telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Pada saat itu korban mendatangi rumah Saimisda untuk mengantarkan barang elektronik menggunakan sepeda motor.

"Sesampainya di rumah Saimisda, korban memarkirkan sepeda motornya dengan tanpa mencabut kunci kontaknya saat dihalaman depan rumah Saimisda," ungkapnya.

Baca: VIDEO Adik Kandung Vicky Prasetyo Diserang 7 Orang Bersenjata, Polisi Sebut Kelompok Ini Pelakunya

Kemudian pada saat korban berada didalam rumah Saimisda yang posisi korban saat itu tidak jauh dari pintu rumah dimana sepeda motor diperkirkannya, lalu saksi Mardiana melihat sepeda motor milik korban dibawa oleh pencuri dan memberitahukan kepada korban.

Dan setelah korban mengetahui sepeda motornya tidak ada ditempat, korban sempat melihat sepeda motor tersebut dibawa pencuri dengan kecepatan tinggi yang diiringi satu buah sepeda motor lainnya yang kemungkinan teman pencuri.

"Atas peristiwa tersebut korban mengalami kerugian Rp 17.500.000 dan melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke mapolsek Amuntai Utara guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Lebih lanjut disampaikannya meski kejadiannya sudah lama yakni di awal Januari 2018, namun akhirnya pada hari Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 14.00 wita berdasarkan hasil penyelidikan Unit Jatanras Polres HSU dan Unit Reskrim polsek Amuntai Utara berhasil melakukan penangkapan terhadap pelakunya.

Adapun pelaku diketahui berisial AN alias SH warga Desa Muara Langon RT 06 Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser Provinsi Kalimantan Timur.

"Pelaku berhasil kami tangkap ketika sedang berada didepan rumahnya, setelah diinterogasi dari keterangan pelaku bahwa benar telah melakukan penadahan sebuah kendaraan milik korban," ungkapnya.

Saat ini pelaku diamankan di Polres HSU untuk proses penyidikan lebih lanjut dengan barang bukti satu unit kendaraan R2 merk Honda Scoopy.

"Pelaku dikenakan perkara tindak pidana penadahan dengan sebagaimana dimaksud dalam pasal 480 KUH Pidana," tutupnya. (banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved