Berita Banjarbaru

Puluhan Rumah Warga Tergenang, 8 KK Mengungsi ke Tenda Darurat

LUAPAN air sungai yang menggenangi puluhan rumah warga di Kecamatan Cempaka, hingga kini masih menyisakan perasaan cemas dan khawatir

Puluhan Rumah Warga Tergenang, 8 KK Mengungsi ke Tenda Darurat
BPost Cetak
Blitz edisi Sabtu (8/12/2018) 

BANJAMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - LUAPAN air sungai yang menggenangi puluhan rumah warga di Kecamatan Cempaka, hingga kini masih menyisakan perasaan cemas dan khawatir bakal terjadinya peristiwa serupa.

Apalagi intensitas hujan masih cukup tinggi, sehingga warga terus meningkatkan kewaspadaan.

Jika terjadi banjir, dengan cepat menyelamatkan diri, termasuk harta-harta berharga. '

Warga sibuk dengan pekerjaan rumah pascabanjir suasana di Jalan Alternatif, kecamatan Cempaka, Jumat (7/12).

Mereka takut banjir susulan bila hujan deras kembali terjadi.

Tenda darurat untuk pengungsian masih tampak didirikan, namun warga yang tadinya bermalam di tenda pulang dulu ke rumah masing-masing untuk beres-beres.

Baca: Ustadz Abdul Somad Kunjungi TVOne, Ini yang Dilakukan Suami Nia Ramadhani, Ardi Bakrie

Baca: Foto Ini Buat Netizen Curiga Luna Maya dan Faisal Nasimuddin Sama-Sama Liburan Di Bali

Baca: Cek 3 Poin Penting di Tes SKB CPNS 2018, Kisi-Kisi Soal Tes SKB dan Jabatan yang Dilamar

Baca: Kisi-kisi Seleksi SKB CPNS 2018 Bisa Download di Link Ini! Pahami 2 Jenis Jabatan atau Formasi

Hingga kemarin sore, rumah warga tak bisa ditempati karena air masuk dalam rumah hingga ketinggian sekitar 50 sentimeter di kawasan itu sehingga sebanyak delapan kepala keluarga diungsikan ke dataran tinggi tinggal di tenda pengungsian.

Untung reaksi cepat tanggap dilakukan pihak kelurahan, kecamatan dan Pemko Banjarbaru melalui BPBD kota Banjarbaru datang ke lokasi dan memberikan pelayanan serta bantuan.

"Iya sekitar empat jam malam tadi kebanjiran, berangsur surut. Tapi hari ini kalau hujan deras lagi bisa banjir susulan, itu yang dikhawatirkan," ucap Gusti warga jalan Alternatif.

Plt Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Banjarbaru Ahmad Syarief Nizami, mengatakan untuk warga yang mengungsi ke tenda darurat yang didirikan oleh BPBD Kota Banjarbaru ada 8 kepala keluarga.

"Terpal, matras kami berikan, juga diberikan logistik seperti baju kering, selimut, makanan siap saji dan perlengkapan balita, karena ada dua KK yang ada balitanya," katanya.

Data terhimpun dari Forum RT/RW Cempaka yang diperoleh, tercatat ada sekitar 170 rumah yang terdampak.

Ini tersebar di Kelurahan Cempaka dan Sungai Tiung.

Bahkan luapan air juga merembet sampai menuju fasilitas umum, Kompleks pendidikan Miftahul Khairiyah, khususnya untuk wilayah Mts dan MA menjadi bangunan yang terdampak banjir.

Camat Cempaka, Andrian Rivai juga turun ke lokasi terdampak, di antaranya sekolahan.

"Aku di sekolahan Miftahul khairiah ,sekolahan dalam kelas saja capai 50 sentimeter kedalamannya" kata Rivai.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved