Melihat Okenya Tunanetra di Bumi Barakat

Sebagian Gurunya Pun Penyandang Disabilitas, Tapi Hasilnya Luar Biasa

"Jumlah pengajar kami saat ini sebanyak 20 orang. Beberapa di antaranya juga punya keterbatasan fisik"

Sebagian Gurunya Pun Penyandang Disabilitas, Tapi Hasilnya Luar Biasa
AAN SETIAWAN UNTUK BANJARMASINPOST.CO.ID
Pengajar SLB-A Negeri 3 Martapura yang juga penyandang disabilitas ini selalu sabar dalam mengajar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - PANTI Sosial Bina Netra (PSBN) Fajar Harapan dan SLB-A Negeri 3 Martapura bisa dikatakan lembaga pengayom kalangan tunanetra yang istimewa. Pasalnya, sebagian pengajarnya pun juga penyandang disabilitas.

"Jumlah pengajar kami saat ini sebanyak 20 orang. Beberapa di antaranya juga punya keterbatasan fisik (tunanetra)," ucap Kepala SLB-A Negeri 3 Martapura Fauzul FH, Rabu (05/12/2018).

Tidak semua tenaga pengajarnya berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 13 orang berstatus honorer yang terdiri atas lima honorer provinsi dan delapan honorer sekolah. Lalu, tujuh orang berstatus ASN atau pegawai negeri sipil (PNS).

Baca: VIDEO Live Streaming Persib Bandung Vs Barito Putera, Wajib Menang, Maung Tutup Musim dengan Manis

Baca: Tidak Cuma Jago Bikin Cerpen, Tunetra di Banjar Juga Mengaji, Bermusik hingga Main Band

Baca: Peserta Tes CPNS 2018 Lanjutan di Tapin Diperiksa Ketat. Tangan Pun Dicap Stempel

Pengajar SLB-A Negeri 3 Martapura ini piawai memainkan organ tunggal meski kedua bola matanya tak melihat.
Pengajar SLB-A Negeri 3 Martapura ini piawai memainkan organ tunggal meski kedua bola matanya tak melihat. (Idda Royani)

Walau beberapa orang guru setempat adalah penyandang disabilitas netra, namun mereka memiliki semangat dan kemampuan mengajar yang luar biasa sesuai keahlian masing-masing. Di antaranya ada yang ahli mengajar mengaji, belajar menulis Arab braille, bahkan juga ada yang piawai sekaligus pengajar keterampilan bermusik organ tunggal.

Mereka, para tenaga pengajar istimewa itu yakni Syarkawi (guru mengaji). "Lalu Pak Aking dan Pak Arian (guru keterampilan). Pak Rizky guru olahraga, Bu Inaf guru PKN, Pak Aris guru IPS, dan Pak Rahman guru komputer," beber Aan Setiawan, guru SLBA Negeri 3 Martapura.

Kemampuan mereka dalam mengajar ilmu pengetahuan umum maupun keterampilan tak kalah dengan guru-guru nornal lainnya. Mereka juga telaten dan penyabar dalam menunaikan tugas dan tanggungjawabnya sebagai pengajar.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved