Pilpres 2019

Ketika Prabowo Subianto Joget Usat Ungkap Ada Wartawan yang Menunggunya Salah Bicara di Pilpres 2019

Ketika Prabowo Subianto Joget Usat Ungkap Ada Wartawan yang Menunggunya Salah Bicara di Pilpres 2019

Ketika Prabowo Subianto Joget Usat Ungkap Ada Wartawan yang Menunggunya Salah Bicara di Pilpres 2019
tribunnews.com
Prabowo Subianto 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Capres pendamping Sandiaga Uno di Pilpres 2019, Prabowo Subianto beberapa kali melontarkan pernyataan yang cukup kontroversial.

Satu di antaranya adalah ungkapan kekesalannya terhadap wartawan yang acap meliput kegiatannya safari politik jelang Pilpres 2019.

Dalam pidatonya di acara peringatan Hari Disabilitas Internasional jelang Pilpres 2019, Prabowo Subianto menyebut kalau media massa atau pers telah berupaya memanipulasi demokrasi.

"Hebatnya media-media dengan nama besar dan katakan dirinya objektif padahal justru mereka bagian dari usaha memanipulasi demokrasi. Kita bicara yang benar ya benar, yang salah ya salah, mereka mau katakan yang 11 juta hanya 15 ribu. Bahkan ada yang bilang kalau lebih dari 1.000 minta apa itu terserah dia," kata Prabowo Subianto dikutip dari Tribunnews.com.

Baca: Luna Maya dan Faisal Nasimuddin Liburan di Bali Saat Reino Barack Dekati Syahrini? Cek Faktanya

Baca: Prediksi Susunan Pemain Persija Jakarta vs Mitra Kukar via Live Streaming Indosiar Liga 1 2018

Baca: Respons Ustadz Abdul Somad Sikapi Kubu Kampret dan Cebong di Pilpres 2019 dan Pemilu 2019

Baca: Link Live Streaming MNC TV Timnas Indonesia vs Thailand Kualifikasi Piala AFC U-20 Futsal 2018

Dengan kondisi tersebut, menurut Prabowo Subianto, wartawan dan media telah mengkhianti profesisinya.

Bahkan menurut Prabowo Subianto, orang tersebut tidak berhak mendapatkan predikat jurnalis.

Fahri membuat polling soal pentingnya pidato Prabowo di Reuni 212 (Twitter Fahri Hamzah)

"Ada belasan juta mereka tidak mau melaporkan. mereka telah mengkhianati tugas mereka sebagai wartawan. Mereka telah mengkhianati tugas mereka sebagai jurnalis. Saya katakan hei media-media yang tidak mau mengatakan ada belasan juta orang atau minimal berapa juta orang di situ, kau sudah tidak berhak memandang predikat jurnalis lagi," katanya.

Prabowo Subianto juga menyebut, ada pihak yang ingin menyogok masyarakat dalam Pemilu nanti dengan uang yang didapat dengan praktik kotor.

"Uang yang didapat dari praktik yang tidak benar, kasarnya uang yang mereka dapat dari mencuri uang rakyat indonesia. dengan uang itu mereka mau menyogok semua lapisan bangsa indonesia. semua lapisan. partai politik semua dibeli. pejabat-pejabat dibeli. Rakyat mau dibohongi," ujar Prabowo di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu, (5/12/2018).

Halaman
12
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved