Cuaca Kalsel

Prakiraan Cuaca di Kalsel Minggu (9/12), 6 Daerah Berpotensi Terjadi Hujan Petir dan Cuaca Ekstrem

Prakiraan Cuaca di Kalsel Minggu (9/12), 6 Daerah Berpotensi Terjadi Hujan Petir dan Cuaca Ekstrem

Prakiraan Cuaca di Kalsel Minggu (9/12), 6 Daerah Berpotensi Terjadi Hujan Petir dan Cuaca Ekstrem
BMGK
BMGK prakiraan cuaca Senin pagi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Prakiraan cuaca Kalsel dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas 2 Syamsudin Noor, Minggu (9/12/2018) dan sekaligus mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa daerah di Kalsel.

Cuaca ekstrem yang dimaksud adalah adanya potensi terjadinya Hujan Lebat disertai petir dan Angin Kencang.

Dikutip dari laman BMKG Kalsel beberapa daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem mulai hujan petir adalah Kota Banjarmasin dan Banjarbaru, Rantau, Pelaihari, Kandangan dan Martapura.

Sedangkan untuk kelembapan dan suhu di seluruh daerah di Kalsel merata berada di angka 65-100 untuk kelembapannya dan 24-32 derajat celcius suhu udaranya.

Sementara itu, rilis dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang telah memantau dan menganalisis curah hujan yang menunjukkan bahwa sebagian wilayah Jawa telah diguyur hujan selama beberapa pekan terakhir yang menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, dan longsor.

Dalam keterangannya, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Mulyono R. Prabowo menjelaskan bahwa adanya sirkulasi angin tertutup di Laut Jawa yang cukup persisten hingga 3 hari ke depan yang mengakibatkan terbentuknya daerah pertemuan angin di sepanjang Jawa, Bali hingga Nusa Tenggara Timur. Kondisi cuaca tersebut memberikan dampak pada peningkatan pembentukan dan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

"Selain itu, adanya aliran massa udara basah yang masuk dari Samudera Hindia turut mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera bagian Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Tenggara serta Maluku. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang khususnya di Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam 5 (lima) hari ke depan (26 - 30 November 2018)," tambah Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak lanjutan yang dapat ditimbulkan kondisi cuaca tersebut seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

(banjarmasinpost.co.id/rendy nicko)

Penulis: Rendy Nicko
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved