Berita Kotabaru

Selama 2018, Kejari Kotabaru Selamatkan Rp 3,9 Miliar Lebih Uang Negara

Kajari Kotabaru Indah Laila di sela peringatan hari anti korupsi mengatakan, selama tahun 2018 pihaknya telah menangani enam perkara korupsi.

Selama 2018, Kejari Kotabaru Selamatkan Rp 3,9 Miliar Lebih Uang Negara
istimewa/humas kejari
Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kotabaru Agung Nugroho membagikan kaus dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi di Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kotabaru Indah Laila di sela peringatan Hari Anti Korupsi mengatakan, selama tahun 2018 pihaknya telah menangani enam perkara tindak pidana korupsi.

Menurut Indah Laila dalam siaran persnya kemarin, enam perkara pidana korupsi ditangani Kejeksaan Negeri (Kejari) dua proses penyelidikan dan empat tahap penyidikan dan telah ditetapkan tersangka.

Lanjut dia, dari perkara tindak pidana korupsi yang ditanda tangani pihaknya di antaranya, adalah kasus proyek instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT) dengan kerugian negara Rp 900 juta.

Menetapkan dua orang tersangka antara lain pelaksana kegiatan dan konsultan pengawas proyek IPLT di lokasi eks tempat pembuang akhir (TPA) Sebelimbingan, Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulaulaut Utara.

Baca: Hotman Paris Posting video Ceramah Ustadz Abdul Somad, Bahasannya Ngena dengan Hotman

"Alhamdulillah, kedua tersangka--proyek IPLT--sudah mengembalikan uang pengganti keseluruhannya berjumlah Rp 900 juta," jelas Indah Laila, kemarin.

Ditambahkan Indah, total semua uang kembali terkait penyelamatan uang negara, hampir Rp 4 miliar dari beberapa perkara korupsi yang di antaranya telah di vonis.

"Jadi saya--dalam penanganan kasus korupsi--mengutamakan pengembalian uang negara," jelas Indah.

Terlepas dari perkara tersebut, Kejari Kotabaru juga menangani kasus proyek pasar Tegalrejo, Serongga, Kecamatan Kelumpang Hilir.

Dimana kasus tersebut, masih menurut Indah, untuk tahap pemberkasan telah selesai. Namun masih terkendala penghitungan kerugian negara di BPKP.

Baca: Hotman Paris Undang Ustadz Abdul Somad ke Kopi Joni untuk Ceramahi Billy, Hilda dan Kriss Hatta

"Ya sementara sekitar Rp 500 juta tapi kita masih menunggu hasil penghitungan BPKP. Mudah-mudahan dalam waktu dekat juga bisa kami limpahkan ke pengadilan," pungkasnya.

Terpisah, memperingati hari anti korupsi, kemarin personel Kejari Kotabaru turun ke jalan. Sambil membagikan stiker dan kaus kepada pengguna jalan melintas di antaranya, di kawasan perempatan lampur merah Irama.

(Banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved