Pilpres 2019

Fahri Hamzah Bandingkan La Nyalla dengan Ratna Sarumpaet Usai Merapat ke Jokowi Tinggalkan Prabowo

Fahri Hamzah Bandingkan La Nyalla dengan Ratna Sarumpaet Usai Merapat ke Jokowi Tinggalkan Prabowo

Fahri Hamzah Bandingkan La Nyalla dengan Ratna Sarumpaet Usai Merapat ke Jokowi Tinggalkan Prabowo
kompas.com
Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur La Nyalla Mattalitti usai diperiksa di gedung bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/6/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mantan politisi Gerindra, La Nyala Mattalitti yang merapat ke kubu Jokowi-Maruf Amin dan berpaling dari kubu Prabowo-Sandiaga Uno turut memantik komentar Fahri Hamzah yang bandingkan dengan kasus Ratna Sarumpaet.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah tampak menyoroti pengakuan La Nyalla yang berbalik mendukung Jokowi-Maruf Amin dan tinggalkan Prabowo-Sandiaga Uno.

Bahasan terkait La Nyalla disampaikan melalui akun Twitter @Fahrihamzah yang diunggah pada Kamis (13/12/2018).

Fahri Hamzah menyoroti soal pernyataan La Nyalla yang mengaku ikut menyebarkan hoaks Joko Widodo (Jokowi) PKI.

Baca: Angela Tee Sebut Dita Soedarjo dan Denny Sumargo Batal Menikah, Denny : Tudingan Ada WIL Fitnah

Baca: Daftar Pengakuan La Nyalla yang Merapat ke Jokowi dari Prabowo Subianto, Erick Thohir Tak Laporkan?

Baca: Bukan Maia Estianty Syahrini atau Reino Bacark, Ini 5 Artis Paling Dicari di Indonesia Versi Google

Baca: Risty Tagor Tiga Kali Menikah, Punya 3 Anak, Suami Ketiga Risty Seorang Ustadz?

Baca: Ustadz Abdul Somad Sebut Kepemimpinan Jokowi Selama 5 Tahun Mantap, Lalu Prabowo?

La Nyalla mengungkapkan itu semua dan meminta maaf secara langsung kepada Jokowi.

Diketahui, La Nyalla tidak mendapatkan hukuman atas aksinya menyebar hoax tersebut.

Oleh karena itu Fahri Hamzah lantas membandingkan dengan kasus penyebaran hoaks yang dilakukan oleh aktivis Ratna Sarumpaet.

Mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (30/11/2016). La Nyalla Matalitti ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur tahun 2012 pada 16 Maret 2016.
Mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (30/11/2016). La Nyalla Matalitti ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Kadin Jawa Timur tahun 2012 pada 16 Maret 2016. (kompas.com)

"Saya masih heran tujuh putaran soal kenapa untuk menyatakan bahwa Pak Jokowi dan keluarganya bukan PKI harus pakai mulut LaNyalla?

Kenapa tidak sederhanakan prosesnya?

Ini saya, ini bapak saya, kuburnya di sini, ini ibu saya, ini sejarah mereka saat Muda, dll. Ada apa?," tulis Fahri Hamzah, Rabu (12/12/2018).

Halaman
1234
Editor: Restudia
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved