Berita Internasional

NATO Siap Pasok Perangkat Komunikasi Canggih ke Ukraina untuk Hadapi Rusia

Organisasi Pakta Atlantik Utara atau NATO mengumumkan, Kamis (13/12/2018), akan memasok Ukraina dengan perangkat komunikasi canggih.

NATO Siap Pasok Perangkat Komunikasi Canggih ke Ukraina untuk Hadapi Rusia
(AFP / JOHN THYS)
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BRUSSELS - Dukung Ukraina menghadapi ketengan dengan Rusia, Organisasi Pakta Atlantik Utara atau NATO mengumumkan, Kamis (13/12/2018), akan memasok negara di Eropa Timur itu dengan perangkat komunikasi canggih.

Perangkat komunikasi yang diklaim memiliki tingkat keamanan tinggi itu untuk membantu Kiev dalam menghadapi upaya gangguan stabilitas tempur Ukraina oleh Rusia.

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, telah memuji Ukraina yang dinilai dapat menahan diri dan tetap tenang selama menghadapi krisis dengan Rusia baru-baru ini.

Stoltenberg juga mengatakan bahwa dukungan NATO kepada Ukraina akan terus berlanjut.

Sebagaimana diketahui, Rusia telah menahan kapal dan beberapa kru angkatan lautnya di Laut Azov, setelah dianggap melanggar batas wilayah.

Baca: BWF World Tour Finals 2018 - Nasib Marcus/Kevin di Grup A Setelah Kalah dari Li/Liu

Baca: Hasil Guangzhou BWF World Tour Finals 2018, Marcus/Kevin Takluk Melawan Li Junhui/Liu Yuchen

Baca: Link Live Streaming RCTI Videoton vs Chelsea Liga Europa Matchday 6 Mulai Pukul 00.15 WIB

"Hari ini, saya mengatakan kepada Presiden Poroshenko bahwa kami akan mengirimkan peralatan komunikasi yang aman untuk angkatan bersenjata Ukraina pada akhir tahun ini," kata Stoltenberg.

"Kami juga mendukung Ukraina dalam peningkatan kemampuan angkatan laut dalam bidang logistik dan juga pertahanan siber," tambahnya, seperti dilansir AFP.

Usai pertemuan dan pembicaraannya dengan Presiden Petro Poroshenko, Stoltenberg kembali menyerukan kepada Rusia untuk segera membebaskan para pelaut Ukraina yang ditahan.

Sebelumnya, Uni Eropa menyebut Rusia telah mempersiapkan terjadinya perselisihan di laut melalui kampanye disinformasi selama setahun terakhir tentang rencana Kiev dan NATO untuk Laut Azov.

Stoltenberg melihat Rusia telah bersikap menggangu stabilitas, khususnya di Ukraina, di mana konflik terjadi di wilayah timur negara itu antara pemerintah dengan kelompok separatis yang didukung Mokswa.

"Kami melihat bahwa wilayah timur Ukraina di mana pelanggaran gencatan senjata dilaporkan terjadi setiap hari, termasuk dengan senjata yang dilarang berdasarkan Perjanjian Minsk," kata Stoltenberg.

Perjanjian Minsk adalah perjanjian yang dibuat untuk mengakhir konflik di wilayah timur Ukraina, yang dimulai setelah aneksasi Crimea oleh Rusia.

Penulis : Agni Vidya Perdana

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bantu Ukraina Hadapi Rusia, NATO Siap Pasok Perangkat Komunikasi Canggih"

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved