Serambi Ummah

Ustadz Abdul Somad Jawab Hukum Pelakor dan Pebinor yang Ramai Dibahas di Media Sosial

Ustadz Abdul Somad Jawab Hukum Pelakor dan Pebinor yang Ramai Dibahas di Media Sosial

Ustadz Abdul Somad Jawab Hukum Pelakor dan Pebinor yang Ramai Dibahas di Media Sosial
instagram
Ustadz Abdul Somad 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Isu Pelakor alias perebut laki orang dan pebinor (perebut istri orang) memang akhir-akhir ini sangat sering kita saksikan di media sosial. Dua hal ini juga jadi pertanyaan jamaah kepada Ustadz Abdul Somad.

"Apa hukum bagi seorang pelakor alias perebut laki orang?," demikian bunyi pertanyaan jamaah Ustadz Abdul Somad.

Ustadz Abdul Somad pun mengutip sebuah dalil berbunyi: Kamu tak beriman sampai kau merasakan hal yang sama dengan saudaramu.

Abdul Somad menyebut seorang Pelakor akan menyakiti hati saudaranya sesama perempuan.

Baca: Maia Estianty Akhirnya Ungkap Umur Kehamilannya Usai Dinikahi Irwan Mussry

Baca: Hotman Paris Bongkar Video Akad Nikah Hilda Vitria dan Kriss Hatta? Cari KPI, Jantung Mau Copot

Baca: Hotman Paris Peringatkan Orang-orang yang Berurusan Dengannya, Soal Billy Syahputra & Hilda Vitria?

Baca: 4 Fakta Batal Menikah Dita Soedarjo dan Denny Sumargo, Tanpa Restu Ibu Hingga Bertengkar di Mal

"Jika kau rebut laki orang, tinggalkan bininya, anaknya, pecah rumah tangganya, bagaimana jika hal itu terjadi padamu. Jika dicubit pipi kita sakit begitu juga yang dirasakan ketika kita mencubit pipi orang. Jika suamimu dilarikan orang sakit begitu juga ketika kau melarikan suami orang," ujarnya.

Ia melanjutkan jika keimanan seseorang tak hanya diukur dari shalat maupun sedekata semata melainkan perlakuannya pada sesamanya.

Abdul Somad pun memberikan nasihat agar berpikir ulang jika punya niat merebut laki orang.

Tak hanya pelakor, Abdul Somad juga menyebut hal ini juga berlaku untuk Pebinor alias perebut bini orang.

Dalam kesempatan lain Ustadz Abdul Somad mengaku setuju jika wanitalah sebagai penyebab utama adanya fenomena pelakor.

Namun menurutnya laki-lakinya juga patut dipersalahkan.

Halaman
1234
Editor: Restudia
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved