Melihat Wisata Religi Datu Pamulutan

Begini Asal Cerita Gelar Datu Pemulutan, Berdakwah Ajaran Agama Islam

Kesehariannya dilewati dengan berburu satwa unggas jenis burung yang memang banyak di hutan kawasan Batakan dan sekitarnya

Begini Asal Cerita Gelar Datu Pemulutan, Berdakwah Ajaran Agama Islam
mukhtar wahid
Kubah keramat Datu Pamulutan di pantai Tanjungdewa. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Gelar Datu Pemulutan itu ada ceritanya. Sultan Hamidinsyah tidak ingin silsilahnya diketahui, memilih hidup jauh dari glamor lingkungan Kerajaan Banjar di Kota Martapura.

Kesehariannya dilewati dengan berburu satwa unggas jenis burung yang memang banyak di hutan kawasan Batakan dan sekitarnya.

Datu Pamulutan dikenal hingga Desa Kandangan Lama.

Ditemani satu murid setianya, Syamsuddin, Datu Pamulutan berkeliling menemui warga dan berdakwah ajaran agama Islam.

Baca: Festival Lomba Jukung Tradisional, Tahun Depan Bakal Undang Peserta dari Asia Pasifik

Baca: Asal Muasal Munculnya Nama Pulau Datu dan Pengakuan Juru Kunci Makam

Baca: Syahrini Rindukan Sosok Pria Ini di Momen Lamaran, Benarkah Reino Barack Lamar Syahrini?

Sesekali Datu Pamulutan melakukan perlawanan terhadap kompeni Belanda yang merampas hasil pertanian warga di Desa Batakan dan sekitarnya.

"Satu keramatnya, adalah mampu memisahkan pulau Datu dari pesisir pantai Tanjungdewa. Pulau Datu itu terpisah dari daratan karena keramat Datu Pamulutan," ujar Musa, juru kunci kubah Datu Pemulutan.

(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved