Berita Tabalong

Dinkes dan Kodim Robohkan Jamban Apung di Sungai Gumuk, Desa ODF di Tabalong Terus Bertambah

Sedikitnya lima buah jamban apung yang ada di aliran sungai Gumuk, Kelurahan Jangkung, Tanjung, Tabalong, telah dirobohkan.

Dinkes dan Kodim Robohkan Jamban Apung di Sungai Gumuk, Desa ODF di Tabalong Terus Bertambah
HO/Kodim 1008/Tanjung
Petugas Kodim 1008 Tanjung bersama Dinkes Tabalong merobohhkan jamban apung di Sungai Gumuk, Tabalong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Sedikitnya lima buah jamban apung yang ada di aliran Sungai Gumuk, Kelurahan Jangkung, Tanjung, Tabalong, telah dirobohkan.

Semua jamban itu dirobohkan tim gabungan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabalong bersama Babinsa Kodim 1008 Tanjung, pekan tadi.

Koramil 1008-03 Tanjung Kapten Inf Hartoto, Minggu (16/12/2018) membenarkan, pihaknya bersama dinkes melakukan pembersihan jamban di aliran Sungai Gumuk.

"Sebanyak 5 buah jamban di sepanjang aliran sungai Gumuk di kelurahan Jangkung sengaja di robohkan, ini karena warga setempat telah dibuatkan jamban atau WC baru pada kegiatan karya bakti TNI dalam rangka pencanangan tinggalkan buang air besar sembarangan untuk Tabalong sehat," katanya.

Oleh karena itu, imbuhnya, kegiatan perobohan jamban ini juga didukung warga setempat dan berterimakasih atas kerja keras TNI yang telah membantu dan membuatkan wc yang lebih baik.

Terpisah Kepala Dinkes Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie, menyampaikan, kegiatan perobohan jamban ini merupakan bagian dari upaya mencapai Tabalong bebas buang air besar sembarangan (BABS) atau Open Defication Free (ODF) tahun 2019.

Disampaikannya, dalam merobohkan jamban apung ini biasanya sudah didasari atas kesepakatan dengan warga yang bersangkutan.

"Dan tentu juga sudah dibangunkan WC yang sesuai," katanya.

Kegiatan merobohkan jamban ini sendiri akan terus berlanjut di lokasi lainnya di seluruh wilayah Tabalong yang desanya belum ODF.

Diungkapkan kadinkes, apa yang dilakukan ini bagian dari Gerakan Tuntas (Tinggalkan Buang Air Besar Sembarangan untuk Tabalong Sehat) yang telah dilaunching beberapa waktu lalu.

Dan setelah gerakan Tuntas ini dijalankan, berhasil melakukan percepatan dengan menambah 26 desa yang telah ODF.

Sehingga sebelumnya ada 56 desa yang ODF dari 131 desa dan kelurahan, kini sudah bertambah menjadi 82 desa yang telah ODF.

Dan direncanakan hingga akhir tahun 2018 ini akan ada lagi tambahan 17 desa yang akan ODF, sehingga total desa ODF hingga 2018 bisa mencapai 99 desa.

Lalu 32 desa dan kelurahan yang tersisa nantinya akan dirampungkan di 2019 sesuai target Tabalong menjadi kabupaten ODF 2019.(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved