BWF World Tour Finals 2018

Susy Susanti Angkat Bicara Soal Terpuruknya Indonesia BWF World Tour Finals 2018

Susy Susanti, angkat bicara terkait terpuruknya perwakilan Indonesia dalam turnamen BWF World Tour Finals 2018 di Guangzhou, China.

Susy Susanti Angkat Bicara Soal Terpuruknya Indonesia BWF World Tour Finals 2018
BADMINTON INDONESIA
Kabid Binpres PP PBSI Susy Susanti berbicara dalam konferensi pers jelang Indonesia Open 2018 di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (2/7/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, angkat bicara terkait terpuruknya perwakilan Indonesia dalam turnamen BWF World Tour Finals 2018 di Guangzhou, China.

Menurut Susy Susanti, penampilan atlet pada turnamen tersebut kurang maksimal. Bahkan, pasangan ganda putra nomor satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang menjadi andalan untuk meraih gelar juara juga urung berbicara banyak.

Duet Marcus/Kevin terpaksa mengundurkan diri sebelum laga ketiga penyisihan Grup A ganda putra karena Marcus mendapat cedera di lehernya.

Baca: Gagal di BWF World Tour Finals 2018, Marcus/Kevin Kejar Gelar Juara Dunia 2019

"Hasilnya memang kurang bagus, penampilan para atlet kurang maksimal. Mereka bermain under-perform dan andalan kita, Marcus/Kevin, juga ada masalah cedera," ujar Susy yang dilansir BolaSport.com dari Badminton Indonesia, Minggu (16/12/2018).

"Akan tetapi, dalam suatu pertandingan, situasi seperti ini bisa terjadi. Kami (PP PBSI) berharap para atlet bisa memperbaiki diri dan belajar dari pengalaman agar bisa meraih hasil yang lebih baik lagi," tutur dia.

Baca: Jadwal Drawing 16 Besar Liga Champions - Cek Prediksi Hasil Undian 16 Besar Liga Champion

Indonesia meloloskan enam wakil ke BWF World Tour Finals 2018 yang terdiri dari Anthony Sinisuka Ginting dan Tommy Sugiarto (tunggal putra), Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra), Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri), serta Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja (ganda campuran).

Dua wakil tunggal putra gagal lolos dari fase grup setelah Anthony menempati posisi keempat Grup A, sedangkan Tommy berada di urutan ketiga Grup B.

"Anthony masih harus meningkatkan fokus dan kematangan dalam menerapkan strategi. Dia juga harus bisa mengatur irama permainan dalam menghadapi lawan yang berbeda, khususnya yang ada di jajaran elite dunia," ucap Susy.

Baca: Link Live Streaming Brighton vs Chelsea Liga Inggris Bisa Diakses Pakai Cara Ini, Live beIN Sports3!

Sementara itu, Marcus/Kevin yang mengundurkan diri otomatis menjadi juru kunci Grup A, sedangkan Ahsan/Hendra menyelesaikan fase penyisihan di posisi ketiga Grup B.

Dari nomor ganda putri, Greysia/Apriyani juga menghuni dasar klasemen Grup A setelah tak bisa memenangi satupun pertandingan penyisihan.

Demikian juga dengan Hafiz/Gloria yang menempati peringkat keempat Grup B setelah hanya dapat meraih satu kemenangan atas Yuta Watanabe/Arisa Higashino (Jepang).

"Greysia/Apriyani butuh meningkatkan power dan ketahanan yang lebih, juga servisnya. Sebab, lawan sudah mempelajari kelemahan-kelemahan mereka," ucap Susy.

"Hafiz/Gloria sebetulnya di awal bisa main bagus dengan mengalahkan pasangan Jepang, tetapi mereka masih kurang konsisten, kurang tahan, dan kurang percaya diri di pertandingan berikutnya," kata Susy lagi.

Seusai mengikuti BWF World Tour Finals 2018, para pemain bersiap mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2018 yang digelar di Jakarta. (Diya Farida Purnawangsuni)

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved